Sunday, January 8, 2012

Perjuangan Cinta Di Awal Tahun 2012

Tanggal 1-1-2012, di awal tahun.
Pagi-pagi mata masih mengantuk, di karenakan tadi malam acara tutup tahun bersama keluarga jam 12 tengah malam teng.
Nyokap dari kemarin mesan, biar aku ngantar nyokap jalan tahun baruan ke rumah keluarga yang lain.
Aku bingung, istilah lebaynya: dilema.
Milih antara:
1. Menuruti perintah ortu, ngantar nyokap tahun baruan,
atau
2. Pergi tahun baruan bersama teman-teman.
HufT Ttt bingung.
Pulang ibadah siang, teman-teman sudah pada ngajak.
Wai, tambah bimbang.
Lalu aku antar nyokap ke rumah paman di pal 10 kenali bawah.
Secara, gak enak banget jalan sama ortu, malu dunk. Ya kan,,?
Lalu aku putar otak, cari cara supaya aku bisa tahun baruan bersama teman.
Aku sms tante aku, supaya datang ke rumah paman aku. Untung saja dia mau. Rencana aku, nyokap perginya sama tante.
Lalu aku pergi, alasan mau beli bensin, eh malah jemput kawan (alias kabur).
Wkwk
(anak nakal)
Ga papa lah,
sekali-sekali.
Jemput kawan namanya yud* di perumahan aurduri 1.
Wuih, lumayan jauh perjalan.

Perjuangan Cinta Di Awal Tahun 2012
Setelah tiba di rumah teman, Lalu kami berdua ketemuan dengan teman-teman yang lain di asrama haji.
Kami jumlahnya ber-7.
Pertama kami kerumah salah satu dari kami, namanya *ben di palmerah lama dekat pondok christopel.
Lalu kami ke rumah kak sis*a di belakang SMP 7.
Setelah itu, baru dech kami ke rumah kak (te*ra & nov*lis & yoh*na).
Sengaja, ada huruf-huruf yang diganti dengan lambang *.
Istilahnya di sensor.
Akhirnya tujuan tercapai juga.
Tapi, mereka (ke-6 teman aku itu) ga ada yang sadar,
kalau tujuan aku tuh cuma pengen ke rumah kak te*ra.
Selanjutnya kita sebut kak te*ra dengan inisial "T".
Ada pepatah berbunyi: "ada udang di balik batu".
Jadi apa dunk tujuan aku ke situ...?
Nah ini dia tujuannya:
kan ada seseorang cewek inisialnya "E" tinggal di rumah kak "T".
"E" sebenarnya dari kerinci, kayaknya dia salah satu Suku Anak Dalam (SAD) yang kabur. :-D
Dia kuliah di Universitas Jambi jurusan PGPAUD semester 1, kelasnya di Universitas Terbuka dekat SMP 1. Kuliah dari hari senin-jumat jam 1-3 siang. (wai, detil banget).
Lanjut.!!
Jadi, sudah pada tau belum apa sebenarnya tujuan aku tahun baruan ke rumah kak "T"...?
Masak belum tau juga.
Sini aku jelasin:
Dimana sebelumnya aku memang sudah tekad ingin tahun baruan ke rumah kak "T", supaya bisa ketemu "E". Padahal dalam hati cuma mau ketemu "E".
(ups_ketahuan.com)
Tau gak,
Aku capek-capek dari pal 10 kenali bawah jalan lingkar selatan, tahan jemput kawan ke perumahan aurduri 1, dekat jembatan aurduri 1.
Lu pikir saja sendiri, seberapa jauhnya. Demi biar bisa ketemu "E".
Tahan aku ninggali nyokap di rumah paman, demi ketemu "E"
Ada sesuatu yang surprise loch.
Eh gak taunya "E" ultah besok tanggal 2.
Wah, dia minta dibelikan mercon kembang api yang air mancur.
Aneh banget kan. Kenapa gak minta hadiah yang lain, kenapa mesti mercon.
Hadiah boneka kek, coklat kek, atau apa kek yang biasa di minta cewek saat ultah.
Tapi ya sudah lah, mungkin ada sesuatu hal yang membuat dia pengen banget, yang gak dia critai ke kami.
Lalu *ben malah beli mercon murahan yang harga 500.
Astajim.
Kalau aku yang beli, aku beli yang harga 10.000 yang besar, yang terbangnya tinggi, kembang apinya besar, suara ledakannya keras.
Banyak basi pulak mercon yang dia beli.
Wadoh, gak seru jadinya.
Tapi aku lihat, "E" bahagia.
Dia tersenyum.
Dia tertawa.
Dia malah asyik menyalakan mercon.
Agak kejauhan, aku duduk di atas motor (terdiam).
Aku ikut senang, melihat dia senang.
Karena baru kali ini aku melihat dia tertawa bahagia.
Andai aku bisa selalu memberikan kebahagian dalam hidupnya, selalu bisa menciptakan senyuman di wajah manisnya.
Oh, Tuhan.
Aku kok menghayal jauh nian.
Tapi aku sadar, tawanya bukan lah milik aku.
Ada pria lain yang memilikinya.
Aku sadar kok, aku bukan siapa-siapanya dia.
Aku hanyalah patung bodoh, yang hanya bisa berdiam diri.
Aku Pria pemalu, yang akhirnya malah
memalukan diriku sendiri.
Loh,
kok jadi galau..
Aku ucapin selamat ulang tahun buat "E",
semoga kau panjang umur, tambah rezeki, semakin di sayang ortu (keluarga), lancar dalam study mu.. Dan tambah manis . . .
Hehehe. . (gombal.com).
Dan tulisan terakhir.
Kalau, kata nenek:
Jadi lah pria sejati yang turut bahagia di saat melihat orang yang disukai, bahagia bersama orang yang ia pilih sebagai pasangan hidupnya.
Mungkin pacarnya itu, adalah yang terbaik untuk menemaninya.
Akan ku doakan, kau bahagia bersamanya.
:-)
(senyum dibalik luka)

No comments:

Post a Comment