Saturday, October 27, 2012

Lambang dan Simbol SATANIC Aliran Sesat


Simbol atau Lambang SATANIC adalah sarana kekuatan yang digunakan pengikut aliran sesat untuk memohon bantuan kekuatan jahat dalam dunia gaib dan pemujaan setan. Sebagian besar dari kita belum sepenuhnya menyadari kekuatan misterius dari simbol-simbol yang digunakan. Terkadang kita menggunakannya sebagai kalung yang melingkari leher, jadi gelang di pergelangan tangan, atau menyimpannya di dalam kamar. Hati-hati! Simbol-simbol itu sesungguhnya bukan gambar tak bermakna. Tapi ada kekuatan jahat di baliknya. Inilah beberapa simbol setan:

666 dalam angka Romawi = DCLXVI (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). 
Simbol 666 romawi

Angka 666 dalam bahasa Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = "dicit lux" - suara cahaya. Setan dalam bahasa Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau si Pembawa Cahaya. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bahasa Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab dalam bahasa Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yang diambil dari formula kimia C6H6Cl6. Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.

Ankh. Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib kaum Nasrani/Kristen. Tapi tidak. 
Simbol Ankh

Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari. Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.

Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. 
Simbol Scarabaeus Sacer

Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir Kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat. Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah "Dung" (tahi). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.

Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. 
Simbol Horus

Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna 'Maha Tahu' dan 'Maha Melihat'. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid. Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian.

Baphomet adalah makhluk berkepala kambing bertanduk atau dikenal dengan kambing “Mendes”, lambang kuno untuk setan. 
Simbol Baphomet

Penampilannya melambangkan kekuatan-kekuatan hitam disatukan dengan kemampuan beranak-pinak seperti halnya kambing. Di dahi, diantara dua tanduk dibawah suluh, adalah lambang pentagram. Bagian bawah badannya diselubungi kain hitam melambangkan kerahasiaan. Baphomet digambarkan sebagai makhluk hermaphrodit dengan mempunyai buah dada lambang kewanitaan dan phallus lambang kelaki-lakian. Dua ular melingkar di phallus yang berdiri. Ular juga merupakan simbol dari Setan. Sayap melambangkan kemampuan Lucifer untuk Terbang