Monday, November 26, 2012

Persiapan, Langkah, Unsur dan Istilah DEBAT

langkah debat

Persiapan Debat
Pertama menganalisis hakikat judul. Persiapan berikutnya ialah mencari dan mengevaluasi bukti-bukti yang akan dipilih sebagai alat pembuktian yang akan memperkuat kedudukannya dalam berdebat. Kegiatan berikutnya mengumpulkan dan menyusun pendapat-pendapat dalam suatu pola tertentu yang disiapkan untuk menjadi bahan pembuktian dan pertahanan. Kemudian menduga-duga pendapat lawan.
Langkah-langkah Debat
Adapun sistim ini bernama sistim Australasian Parliamentary System, di mana disini tiap tim mempunyai tiga orang anggota dengan tugas masing – masing, adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :
  1. Sebelum debat dimulai kedua team akan diberikan kesempatan untuk melakukan suatu proses penyusunan kasus selama 30 menit.
  2. Pembicara pertama dari team positif maju kemudian memberikan definisi dari topik yang diberikan kemudian memberikan parameter kasus yang akan dibahas, setelah itu kemudian dia akan menjelaskan bagian-bagian yang akan dibahas oleh pembicara pertama dan kedua, baru setelah itu dia akan membahas kasusnya disertai landasan kasus selama 7 menit.
  3. Pembicara pertama dari team negatif maju kedepan kemudian memberikan tanggapan dari topik positif yang diberikan kemudian memberikan parameter kasus yang akan dibahas, setelah itu kemudian dia akan menjelaskan bagian-bagian yang akan dibahas oleh pembicara pertama dan kedua, baru setelah itu dia akan membahas kasusnya disertai landasan kasus selama 7 menit.
  4. Pembicara kedua dari team positif maju dan kemudian merespon kasus dari pembicara pertama negatif kemudian dia akan mencoba menghubungkan kasus yang ia bawa dengan kasus pembicara pertama, kemudian dia akan memberikan perpanjangan dari kasus teamnya disertai dengan implementasi dari teamnya selama 7 menit.
  5. Pembicara kedua dari team negatif maju dan kemudian merespon kasus dari pembicara pertama dan kedua dari positif kemudian dia akan mencoba menghubungkan kasus yang ia bawa dengan kasus pembicara pertama, kemudian dia akan memberikan perpanjangan dari kasus teamnya disertai dengan implementasi dari teamnya selama 7 menit.
  6. Pembicara ketiga dari positif maju dan tugasnya adalah membuat suatu respon terhadap semua kasus dari negatif dan memberikan kesimpulan dari kasus yang dibawakan oleh teamnya. disini seorang pembicara ketiga dilarang untuk membawakan kasus baru selama 7 menit.
  7. Pembicara ketiga dari negatif maju dan tugasnya adalah membuat suatu respon terhadap semua kasus dari negatif dan memberikan kesimpulan dari kasus yang dibawakan oleh teamnya. disini seorang pembicara ketiga dilarang untuk membawakan kasus baru selama 7 menit.
  8. Setelah itu sekarang adalah waktu untuk memberikan pandangan terhadap kasus dari masing-masing  team dimulai dari negatif terlebih dahulu kemudian positif dimana disini yang melakukannya adalah pembicara pertama atau kedua dan yang harus dilakukan disini oleh tiap team selain memberikan pandangan terhadap kasus masing–masing juga memberikan suatu komparasi antara kedua team dan menjelaskan apa – apa saja yang terjadi di dalam debat tersebut serta menunjukkan poin – poin yang menguntungkan dan mendukung kasus mereka selama 5 menit.

Unsur debat secara khusus
Dalam debat unsur subjektif sangat berpengaruh; maksudnya sering perasaan orang dan emosi lebih mendasari suatu pandangan daripada fakta. Jadi, tidak jarang perdebatan sewaktu-waktu meruncing menjadi panas, khususnya dalam perdebatan ideologis. Orang mudah dikuasai oleh emosi dan tidak lagi berpikir secara rasional. Maka tak heran jika mereka mulai bersikeras dan bersitegang mempertahankan pandangan atau gagasannya, meskipun secara objektif hal itu kurang penting (Kursus Kader Katolik, 1970 : 6 ).
Unsur umum debat
Unsur umum debat sama dengan unsur public speaking, tetapi ada beberapa perbedaan dalam debat yaitu :
  1. materi/tema debat : pokok pembicaraan yang akan dibahas dalam debat.
    1. tema : ide pokok yang menjadi bahan debat
    2. tujuan : untuk kemenangan, mempertahankan argumen atau pendapat
    3. langkah-langkah: terdiri dari orientasi, pengumpulan fakta, pembahasan, dan penyimpulan.
    4. tata tertib: peraturan-peraturan yang diterapkan dalam pelaksanaan debat.
  2. personalia; terdiri dari :
    1. panitia : terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara.
    2. debat; di dalamnya terdapat :
    3. moderator : orang yang mengatur jalannya debat
    4. pihak penyanggah : pihak yang tidak setuju dengan pihak pendukung
    5. pihak pendukung : pihak yang mendukung (pihak yang pro)
    6. juri : orang yang memberi penilaian jalannya debat
    7. publik : orang yang mengikuti jalannya debat
    8. penyedia dana : orang yang menyediakan dana untuk jalannya diskusi
    9. MC (jika diperlukan): memandu acara dari awal hingga akhir
  3. fasilitas ; meliputi :
    1. lingkungan
    2. ruang
    3. sound system
    4. media (OHP, sarana dan prasarana)
Istilah Debat
1. Definition
Mendefinisikan motion harus jelas. Satu persatu dijelaskan agar jelas dan dapat ditangkap lawan (tim negatif) dan juri.
2. Rebuttal
Rebuttal adalah kondisi di mana pada awal penyampaian argument (satu-dua menit pertama) pembicara menyampaikan sanggahan akan pendapat/argument tim lawan atau bantahan akan bantahan argument kelompoknya.
3. Challenge
Challenge adalah keadaan di mana tim negatif memberikan challenge berupa invite kepada tim positif yang dianggap telah salah mendefinisikan motion.
4. POI (Point Of Interruption)
POI ini dilakukan saat salah satu speaker dari team lawan menyampaikan argumennya. Rebuttal hanya berhak disampaikan team lawan yang anggotanya sedang tidak bicara. Jadi kalau yang lagi bicara adalah tim positif, yang berhak me’POI hanya tim negatif. Adapun POI hanya bisa disampaikan jika yang sedang bicara (yang ingin diinterrupt menyilahkan).
5. Waktu
Untuk yang tingkat dunia WSDC (World School Debating Championship), setiap pembicara diberi waktu 8 menit. Sedangkan untuk tingkat Indonesia setiap speaker diberi waktu 5 menit. Perlu diketahui, bila pembicara kurang/kelebihan waktu ngomong, akan memperoleh pengurangan nilai.
6. Solution
Solution adalah bagian penting dalam debating. Bila suatu tim tidak setuju dengan sesuatu (motion atau opinion). Maka tim tersebut HARUS memberikan solusi, atas apa yang tidak disetujuinya.
8. Team Work
Sebuah tim harus bisa berkerja sama. Tidak berdiri sendiri-sendiri. Karena suatu tim adalah kesatuan, tidak boleh menyampaikan pendapatnya sendiri dan tidak saling mendukung, harus memberikan rebuttal.