Thursday, June 6, 2013

Rencana Kenaikan Harga BBM Tahun 2013


Kenaikan BBM Tak Terelakan
Pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Harga bensin yang sekarang Rp4.500 naik menjadi Rp6.500/liter, dan solar dari Rp4.500 menjadi Rp5.500/liter.
Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi selambat-lambatnya tanggal 17 Juni 2013. 
Hal itu sesuai dengan selesainya rapat paripurna soal Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP 2013). Untuk mengantisipasi inflasi yang tinggi, pihaknya sudah meminta jajarannya untuk secepatnya melakukan intervensi untuk menjaga harga pangan, terutama daging.
Sementara itu, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, penyesuaian harga BBM bersubsidi harus dilakukan secepatnya karena volume BBM subsidi terus meningkat. Jika berlarut-larut, maka akan ada risikonya. Saat ini kuota BBM bersubsidi telah melampaui batas, yakni mencapai 48 juta kiloliter dari sebelumnya 46 juta kiloliter.
Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM)
Juga dibahas kompensasi akibat kenaikan BBM bersubsidi kepada rakyat miskin. Salah satunya adalah bantuan langsung tunai (BLT) yang namanya menjadi bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Rencananya BLSM ini diberikan senilai Rp150.000/bulan kepada 15,5 juta rumah tangga sasaran (RT). Pimpinan DPR setuju adanya BLSM, namun hanya untuk tiga sampai lima bulan. Tak boleh sampai setahun, karena bisa dipolitisasi.
Pro Kontra Kenaikan Harga BBM
Wacana kenaikan harga BBM acapkali memicu pro kontra. Atas nama inflasi dan rakyat miskin sejumlah kalangan termasuk mayoritas anggota DPR menolak keras kenaikan harga BBM. Mereka khawatir, kenaikan harga BBM akan memicu inflasi tinggi dan inflasi tinggi akan menyengsarakan rakyat miskin. Melahirkan orang miskin baru, mendorong pemutusan hubungan kerja (PHK), dan mengganggu stabilitas ekonomi makro. Kenaikan harga BBM kerap mendorong aksi demonstrasi yang biasanya disusupi oleh berbagai kepentingan politik.

Kenaikan Harga BBM Membuat Rakyat Makin Sengsara!

Sebuah kebijakan dari pemerintah yang tidak pro terhadap masyarakat kecil. Kenaikan harga BBM untuk mereka yang mempunyai kantong tebal mungkin tidak menjadi sebuah permasalah yang berarti namun untuk para masyarakat menengah ke bawah menjadi masalah yang sangat besar. Jika harga BBM naik sudah dapat dipastikan semua harga bahan pangan pun naik, biaya hidup juga naik. Ini tidak sebanding dengan besarnya pendapatan yang diperoleh oleh masyarakat kita.
Biaya pendidikan mahal, biaya kesehatan mahal, ditambah harga BBM naik sungguh kehidupan yang sangat tidak adil bagi kita masyarakat kecil. Pemerintah telah lupa akan tugas memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya, pemerintah hanya memakmurkan mereka-mereka yang kaya dan yang punya kedudukan. Sedangkan masyarakat kecil telah dilupakan. 
Kenaikan Harga BBM 2013

2 comments:

  1. naek.. nggak.. naek.. nggak.. pemerintah bingung :D

    ReplyDelete