Wednesday, August 31, 2011

Teman, Maafkan Aku Yah

Catatan kecil buat Jojo, my friend..

* Si A punya hubungan dekat (seperti kakak-adik) dengan si B setelah dikenalkan si C. Dan si A cerita kalau dia menyesal. Tapi menyesal kok bisa ya si A sebegitu akrab dengan si B..??? bingung.com

* Lalu Si A telpon-telponan, sms-smsan, ketemuan ama si B. Playboy gitu loh

* Dan tumbuh kerjasama , saling berbagi informasi & gosip.

* Dan akhirnya Si A belajar dari si B, kalau si C mudah di iming-imingi ada cewek yang suka sama si C. Karena si C bisa dibilang tidak pernah pacaran, jomblo bekarat lah wkwk.

* Si B sudah paham sifat si C, dan si B ingin membuat si C seperti si B (merasakan sakit hati, mencintai tapi tak dicintai, dihianati sang pacar, dan pacar yang tak dianggap).

* Si A juga belajar dari si B, kalau si C itu lugu & bodoh. Mudah di tipu dan dibohongi.

* Si A belajar dari si B, kalau si C harus di desak-desak buat nembak si D (cewek lain). Biar si C bingung dan mudah terjebak rayuan. Padahal itu cuma rayuan kosong yang menipu si C.
Tapi si C semenjak kejadian itu, tidak mau terjebak lagi dengan rayuan si A maupun rayuan si B. Dan si C menganggap si A&B adalah pembohong besar.
Serigala berbulu domba.

* Dan ternyata hubungan si A&B berlangsung sangat lama, si A mengaku sendiri kalau baru beberapa bulan kemarin mereka putus hubungan. Benar kan..berarti tak salah apa yang ada dipikiran si C selama ini. Apa yang ia tuduhkan sudah terbukti kebenaranya.

* Si A juga belajar dari si B kalau si C itu pantas buat di balas dendami. Si B ngompor-ngompori ke si A, karna si C dulu pernah buat si A sakit hati, dan ternyata si A benar-benar pengen balas dendam ke si C.
Astafigrulah alazim..(di adu domba)

* Si A tidak tau, kalau si C mengambil pilihan itu, karena si C tidak mau seperti si B.
Si C punya prinsip,
lebih baik ditolak daripada diterima tapi di maini, karena lebih baik sakit di awal daripada sakit di akhir. Lebih baik menangis karena tidak beruntung daripada menangis karna dipermainkan.

* Kalau memang si A dendam karena ditolak, apakah si A mau menerima kenyataan "diterima tapi dimaini"
apakah si A mau berjanji tak akan marah saat tau si C hanya mempermainkannya.
Gak kan...?
Mangkanya dari itu, si C mengambil pilihan tsb dengan terpaksa, walaupun ia tau, si A akan membencinya.

* Semoga saja si A sadar, kalau si C hanya tidak ingin menyakiti (mempermainkan hati) si A.

Dan bila setelah membaca tulisan ini, si A masih menaruh dendam di dalam hati nya. Berarti tak salah si C sering mengatakan kalau si A sama seperti si B. Sama-sama tidak mau menerima kenyataan, kalau cinta tak harus memiliki. Cinta adalah turut merasa bahagia disaat melihat orang yang disayangi bahagia bersama orang yang ia pilih...

Saturday, August 27, 2011

My Dear So Beautiful

Oh,,,my dear, you are so beautiful and very kind, you had a smooth white skin, beautiful eyes and red lips.
Anyone would be happy because they could own you. Keep your self well, because some day there sure be a prince who came and really love you with all heart


You are still in my heart, life forever and never died in my soul.
Everytime, you are in my mind,
i want to keep you.
Nobody can understand about me, except you.
You are like the treausure that lost that long time ago when you decide to go away from me. I was felt darkness, so lonely... I can not touch you again. I can not see you again.

I believe the power of love can make us part together in heaven..

Thursday, August 25, 2011

Bila nanti kita menjadi Satu Keluarga

Aku punya satu keinginan, dimana aku bisa membacakan tulisan kecil ini untuk kau dengar:

"Aku sering berhayal suatu saat nya nanti kau akan mengenakan gaun putih yang menawan, bila saatnya itu tiba kita mengikralkan janji untuk setia sehidup semati, sepakat untuk membina satu hubungan keluarga, dan bersama membesarkan anak-anak kita kelak.

Disaat aku sakit ada kau yang menyuapkan obat ke dalam mulut ku, dan di saat kau menangis ada aku yang akan menghapuskan air mata dari pipimu.

Seberapa nakalpun anak kita nanti, kita akan selalu bersama membimbing mereka hingga mereka beranjak dewasa. Mereka adalah separuh hidup kita dan kita akan membagi kebahagian bersama mereka. Karena kita semua adalah satu.

Dan kita hidup bahagia bersama-sama hingga dunia berhenti untuk berputar"

Thursday, August 11, 2011

Karena Dia Adalah Tuhan ALLAH

Di saat aku berlari karna ketakutan,
ada dia yang memberi ku keberanian,
di saat aku terjatuh karna tertekan, namun aku yakin kalau dia akan meraih dan  mengangkat aku ke tempat yang lebih tinggi,

karena
dia adalah Tuhan
yang penuh kasih
..
DIA tak menuntut banyak ..
Karna DIA tau aku di ciptakan-Nya penuh dengan kelemahan & kekurangan...

Kasih Tuhan Allah kepada ku kekal untuk selama-lamanya.
& sebagai bukti bahwa Tuhan memberi berkat kepada orang-orang yang mengharap belas kasihan padaNya..
Amien.

Wednesday, August 10, 2011

Praktek Mengajar Hari ke 2

3 agustus 2011

Hari pertama mengajar, wuih deg-degan.. Jantung berdetak kencang, nafas ngos-ngosan, kaki cenat-cenut.

Gila, mendadak nian disuruh mengajar. Persiapan tak ada, materi juga tak tahu.
Untung saja ada teman setia ku yang selalu menolong aku.
Papa "JC".
Waktu itu aku langsung berdoa:
"Tuhan, Kau tau kelemahan aku, dan jangan biarkan aku kalah, aku harus berani, aku harus mengajar. Bantu aku menjalani ini semua. Amen"

jam ke-7 & ke-8
kira-kira jam 11.00-12.00
Baru masuk kelas, SyurRrRr.,
darah turun semua dari kepala, asli muka pucat, entah pada kemana darah ini.
Semua mata di kelas tertuju ke aku. Busyet dah..
Untung saja di kelas 7A, katanya kelas unggul. Jadi ya murid-muridnya pendiam dan rada pintar. Mudah di atur.

Kan ada dikasih tugas PR.
Tapi hampir semua murid cowok tak buat PR. Capedeh..
Ada juga satu murid perempuan yang reseh nian.
Kan aku sering meriksa ke semua murid, setiap aku lewat di bangku dia, dia selalu bilang : "ada apa pak...? Ada yang bisa saya banting"
pertama dengar aku sedikit tertawa, eh dia malah keterusan, dalam hati aku pengen bilang : " kau yang pengen aku banting, ribut nian (ez mo chi)"

tapi jangan lah, aku harus jadi guru yang penyabar, nama nya juga masih anak-anak. Anak SMP kan lagi masa-masanya puber, bertingkah aneh (MPO).
Lagi pula nilai aku nanti juga sedikit bergantung pada mereka, kalau mereka ngambek, aku juga yang repot.
Ya kan..

Aku suruh mereka baca dialog (speaking), mengerjakan exercise, baca LKS, mencatat materi.
Tak terasa, sudah satu jam. Bel berbunyi,
waktunya pulang,
horE..hore..
Selesai juga mengajar pertama (PPL hari ke-5, ditambah 4 hari libur berati sudah hari ke-9). Kan kami PPL kira-kira 150 hari berarti masih 141 hari lagi,
hayo SEMANGATZZZ..

4-8-2011

Seharian jadi guru piket dari bel masuk sampai bel pulang. Suntuk banget.
Untung kadang-kadang ada guru yang mampir di meja piket, & cerita-cerita. Satpam nya juga enak diajak cerita.

Kan setiap bel berbunyi, yang piket periksa kelas yang tidak ada guru nya, menyuruh mereka masuk kelas. 

Ada juga murid yang bertanya : Apa bahasa inggris nya dinosaurus?
Dalam hati aku: "meneketehe" dikamus tak ada.
Tapi aku harus "stay cool"
langsung aku alihkan ke siswa yang lain. Ckck

ada juga satu murid yang bertanya terus, padahal ada kamus dimejanya. Nah ini anak, ngetes aku kayaknya. Aku bilang ke dia : "mangkanya sering-sering baca kamus" (ngelak)

pepatah bilang : "guru yang pintar adalah guru yang bisa menutupi kebodohannya"

Tuesday, August 9, 2011

Praktek Mengajar Hari Pertama

Pagi-pagi jam 5.30 yang biasa nya masih mimpi, tapi mulai tanggal 26 Juli 2011 harus bangun. Jam 6.30 uda OTW ke SMP 18 jambi, kenali bawah.

Balik ke masa lalu, ke tempat aku sekolah dulu.

Anak PPL ngumpul di dampingi dosen pembimbing jam 7 menemui kepala sekolah, minta izin untuk latihan mengajar.
Perpustakaan dijadikan posko kami, 5 orang prodi porkes (3putra 2putri) dan 4 orang prodi bahasa inggris (1putra 3putri).

Di hari pertama, sport jantung (dug,dug,dug). Semua mata guru & siswa tertuju kepada kami. Macam seleb beh.

Untung saja guru pamong nya baik & ramah. Moga-moga nilai dikasih tinggi. Amin..

Pas makan di kantin, eh nasi goreng nya habis, tinggal mie doang, kroak kroak lah ini perut. Padahal sudah lapar.

Ada rasa senang lah, hampir semua guru masih ingat, sampai penjaga kantin pun masih ingat padahal sudah 7tahun lebih tamat. Ada untung nya juga jadi alumni. Tak perlu kenalan lagi dengan para guru.
Ada satu guru yang bilang dulu aku pendek, sekarang jangkung kayak satang. Padahal kan aku tidak tinggian nian. Standar lah 165cm.

Pas mau pulang mengisi kelas yang guru nya tidak ada. Untung kelas 1 masih lugu. Baju nya saja masih seragam SD. .
Coba kalau kelas 2, beh.. 
Apalagi kalau kelas 3,

Bagaimana pengalaman selanjut nya ya.. Semoga aku bisa menjalani masa PPL ini dengan lancar sampai akhir bulan desember, dengan pertolongan Tuhan Allah. Amin..