<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Cerita Ibu Adalah Malaikat Pelindung

Wednesday, November 21, 2012

Cerita Ibu Adalah Malaikat Pelindung

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan.
Maka, ia bertanya kepada Tuhan: “Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”.
Tuhanpun menjawab: “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu.”
Si bayi bertanya Iagi: “Tapi, disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia.”
Tuhanpun menjawab: “Tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.”
Namun si bayi bertanya lagi: "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?”
Tuhanpun menjawab: “Malaikatmu itu, akan membisikkanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia.”
Si bayi bertanya lagi: “Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?”
Tuhanpun kembali menjawab: “Malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa.”
Lagi-lagi, si bayi menyelidik: “Namun, aku mendengar, di bumi, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”
Tuhanpun menjawab: “Tenang, malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia, sering akan melupakan kepentinganya sendiri untuk keselamatanmu.”
Namun, si bayi kini malah sedih: “Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi.”
Tuhan menjawab lagi: “Malaikatmu, akan selalu mengajarkamu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu ada disisimu.”
Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup.
Bayi: “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku....”
Tuhanpun kembali menjawab: “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan “Ibu...”

Terima kasih Ya Tuhan Allah
Engkau telah mengizinkan aku terlahir dari rahim seorang wanita terbaik pilihan-MU
Dari seorang ibu yang tidak hanya mau mengorbankan waktunya tapi juga jiwanya
untuk bisa menjaga dan merawatku hingga dewasa
Merengkuh dan menikmati kasih sayangnya
akan menjadi saat-saat terindah
yang tak pernah terlupakan