<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Kenapa Aku Jadi Selalu Memikirkannya

Friday, November 27, 2015

Kenapa Aku Jadi Selalu Memikirkannya

Cerita ini berawal dari tanggal 22 November 2015. Saat itu sorenya kakak ku yang pulang, menceritakan jika dia bertemu dengan mantan anak muridnya, namanya Hani. Kakak merupakan guru honor di dua Sekolah Menengah Atas. Salah satunya adalah tempat Hani pernah bersekolah. Mereka bertemu di parkiran sebuah Mall. 


Kakak bercerita bila mereka tukaran nomor HP dan pin BBM. Di rumah, kakak ku menunjukan profil BBM nya Hani. Tapi waktu itu gambar DP BBM dia, dia sedang membelakangi kamera. Jadi wajah dia tidak terlihat sama sekali. Aduh, aku jadi penasaran. Sebenarnya aku tak tahu, apa alasan kakak aku menceritakan dan menunjukan DP BBM Hani. Apakah ingin menjodohkan kami, atau hanya sekedar cerita basa-basi saja. Ternyata Hani satu marga dengan mama ku. Hehehe. Mengerti tidak? Dia lahir 1 Mei 1997. Kami sama-sama lahir tanggal 1. Jadi mudah saling mengingat (kalau jodoh). Kalau aku 1 April 1990. Tahun yang jauh sekali. Aku tadi bertanya ke mama ku, apa pendapat dia tentang Hani. Mama ku setuju. Tapi aku malu. Aku kan masih menganggur. Mana berani aku mau mendekati wanita.

lany hutabarat


            Yang menyakitkan hati pecah berkeping-keping. Ternyata Hani mantan adik ku. OH NO! Hancur sudah imajinasi. Adik ku menceritakan ke aku, jika mereka pernah pacaran, saat Hani masih Sekolah Menengah Pertama (SMP) sedangkan adik ku sudah Sekolah Menengah Atas (SMA). Mereka beda satu tahun. Adik ku berkata jika dia mengajak jalan Hani hanya 3 kali. Kali pertama, kali ke dua adik ku menembak Hani, lalu kali ketiga pertemuan terakhir. Adik ku cerita, jika mereka dulu putus, karena Hani dulunya tak semanis yang sekarang. Wajar tidak ya jika dalam pikiran aku timbul pertanyaan sudah sejauh mana hubungan mereka dulu? Aku bingung melihat adik ku. Apakah dia memang benar-benar tidak ada rasa lagi sama Hani. Apa tidak ada sedikit rasa penyesalan dalam hati dia. Entah lah. Aku juga bingung. Lagipula apa kata orang kalau seorang abang mempacari (pacaran) sama mantan adiknya. Malu luar biasa. Lagipula jadi tak enak. Jaga perasaan adik ku. Jadi serba salah. Sepertinya tidak perlu dilanjutkan.
            Di sisi lain. Apa Hani masih suka sama adik ku. Kenapa Hani begitu respon ke kakak aku. Dia sudah beberapa kali tahun baruan ke rumah kami. Terakhir kali mereka tahun baruan ke rumah kami (Januari 2015). Saat Ignes, Hani, dan 2 teman mereka (wanita) masuk ke rumah kami. Aku, adik ku, dan Yuda, langsung nyelonong (keluar) rumah. Tanpa menegur ataupun menyalam mereka. Sungguh pria-pria penakut. Memang waktu itu aku sangat yakin ada 2 wanita yang manis. 1 Ignes, tapi satu lagi aku tak tahu. Nah mungkin yang satu lagi ini ya Hani. Karena aku melihat ada wanita putih, lumayan manis, tapi tak kenal. Tak bisa disesalkan, mungkin tahun baru depan bisa aku salam dia.
            Apa itu tanda-tanda jodoh ya? Hahaha. Tapi dia jodoh sama siapa, aku atau adik ku? Sebenarnya dari postur tubuh, Hani itu tipe aku. Tinggi, langsing, putih, manis, lumayan pintar, kalem, sederhana, tak malu jika diajak jalan. Hanya dia yang malu jika jalan sama aku. Aku takutnya Hani masih suka sama adik ku. Bukannya apa-apa. Aku jadi terjatuh lagi. Berusaha untuk bangkit, eh jatuh lagi. Apa tidak ada yang namanya cinta untuk ku. Akan bertambah lagi wanita yang menolak aku. Malu. Entah lah. Hanya bisa berserah. Aku juga orangnya tak semudah itu mempercayai seorang wanita. Rasa takut ku lebih besar daripada rasa cinta ku. Aku tak ingin dan tak sanggup lagi disakiti. Ditolak ataupun dipermainkan. Capek. Sungguh bosan.
            Menurut aku, kenapa jauh sekali perubahan yang terjadi dengan Hani. Dari yang dulunya keriting, sekarang dia berambut lurus. Yang dulunya bantet tembem, sekarang dia jadi kurus langsing. Dulu dia berwajah tomboy, sekarang dia ayu. Pokoknya sekarang dia manis sekali. Jauh dari sebelumnya.  Aku bingung kenapa aku jadi sering mengintip FB nya Hani, apa karena aku suka, atau hanya sekedar penasaran. Apakah kami memang jodoh atau hanya karena kebiasaan aku yang mengintip FB wanita-wanita. Wkwk. Hari ini (25 November 2015) aku add FB Hani pakai akun paman ku. Tapi belum diterima dia. Apa mungkin dia tahu. Atau memang dia tipe orang yang tidak sembarang menerima pertemanan. Aku melihat FB nya Hani. Sepertinya sudah lama dia tak berpacaran. Tak ada aku melihat foto dia sedang pacaran dengan pria. Ada satu foto tapi dia berkata kalau itu teman gerejanya dia. Paling yang komentar di fb dia, teman-teman dia (wanita) pas dia SMA.
            Apa benar kata kakak ku, dia orangnya polos. Kalau tidak pernah pacaran. Itu tidak benar. Soalnya dia saja pernah berpacaran dengan adik ku. Dan sebelum adik ku, ada pria lain. Adik ku cerita, kalau adik ku pacaran dengan Hani setelah Hani putus dari kawan adik ku. Dan setelah putus dengan adik ku. Adik ku melihat Hani yang mungkin berpacaran dengan pria lain (masih diduga). Berarti sudah 2 pria. Itu yang kami tahu. Tidak tertutup kemungkinan masih ada atau bahkan masih banyak mantan dia yang belum dihitung. Banyak juga berarti mantan dia. Berarti hobi pacaran dia dulu. Apa mungkin setelah putus dari adik ku. Dia tobat, tak mau lagi pacaran. Dia langsung berubah kurus dan putih. Kalau memang benar. Berarti adik ku mantan terakhirny Hani. Berarti ada kemungkinan Hani masih suka dengan adik ku. Berarti aku harus mundur. Lalu terlintas di pikiran ku, atau jangan-jangan Hani ingin balas dendam ke adik aku (prasangka buruk harus dibuang jauh-jauh).
            Tapi setelah aku mengintip satu per satu semua foto-foto di album FB dia. Aku menemukan dua foto Hani (seorang diri) yang dikomentari seorang pria. Dan mereka berdua menggunakan kata “sayang”. Meskipun tidak secara gamblang (secara lugas). Aku pun masih meragukan kepastiannya. Tapi setidaknya bisa diambil kesimpulan sementara (hipotesis) jika Hani sudah punya pacar. Ke 2 foto itu diupload di tahun 2014, sudah setahun yang lalu. Ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama, saat itu mereka memang pacaran, tapi sekarang sudah putus. Soalnya zaman sekarang banyak yang suka pacaran singkat. Dan kemungkinan kedua, mereka masih berpacaran hingga sekarang. Tapi aku bingungnya, mengapa mereka tidak mengumbar (memperlihatkan/menyombongkan) hubungan mereka. Bukan kah zaman sekarang pada heboh upload foto-foto mesra dengan pacar, sering update status yang menceritakan kegiatan pacaran mereka. Mengapa aku melihat di FB nya Hani, jarang sekali pria yang mengomentari status atau foto dia. Padahal Hani termasuk orang yang sering update status dan foto. Ada dua kemungkinan. Yang pertama, dia memang sedang tidak punya pacar. Kemungkinan lain, dia punya pacar, tapi dia orangnya berpikiran dewasa dan tidak sombong/heboh. Jadi dia menyembunyikan pacarnya. Dalam arti dia bukan lagi orang yang pola pikirnya masih seperti anak remaja belasan tahun.  Memang pria yang mengomentari ke 2 foto Hani itu, orangnya dewasa dan kalau aku tak salah menebak, pria itu aktif di gerejanya. Mungkin karena mereka sama-sama aktif di gereja, akhirnya mereka saling menyukai. Aku dari dulu bingung, mengapa orang yang aktif di gereja tertarik dengan orang yang juga aktif di gereja. Apa karena persamaan pola pikir. Bisa jadi memang. Seperti aku, aku tak aktif di gereja. Memang aku kurang tertarik dengan orang yang aktif di gereja. Karena aku tak ingin diatur-atur, kurang suka dengan peraturan yang ketat. Aku orangnya ingin bebas, semau aku. 

Sepertinya kakak belum tahu jika Hani pernah pacaran dengan adik ku. Aku tak terlalu yakin. Apa kakak ku memang tidak tahu, tapi sepertinya memang belum tahu. Kalau tahu, mungkin dia melarang. Karena mana lah mau Hani cerita ke kakak aku, dia pasti jaga image. Nilai bisa beresiko, waktu dia sekolah dulu. Soalnya kakak aku guru agama dia.
Kesimpulannya, lupakan saja dia (titik)

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.