<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Mengapa Dia Tidak Datang Tahun Baru Ke Rumahku?

Saturday, January 9, 2016

Mengapa Dia Tidak Datang Tahun Baru Ke Rumahku?

Di Tahun Baru 2016 ini aku benar-benar kecewa. Ternyata dia, Hani, tidak datang Tahun Baru ke rumah aku.



Padahal sejak awal Bulan Desember 2015 hingga 7 Januari 2016, aku menanti kedatangannya. Padahal cuma dia satu-satunya orang yang ku harapkan agar datang. Tapi ternyata dia tidak datang. Kenapa ya, mengapa dia tidak datang? Padahal saat dia bertemu dengan Kakakku di tanggal 22 November 2015 di sebuah mall. Hani berkata kepada Kakakku, jika dia ingin datangke rumahku saat Tahun Baru.

Berarti dia telah melanggar janjinya. Dia tidak melaksanakan apa yang telah dia ucapkan. Apa karena dia telah membaca postingan di blog ku. Jadi dia merasa illfeel. Atau kemungkinan lainnya dia tidak baca. Sebenarnya dia ingin datang, tapi tak ada teman. Mungkin dia malu datang sendirian. Atau dia menunggu Kakakku yang menyuruh dia agar datang ke rumahku. Tapi Kakakku tidak ada menyuruh dia. Atau mungkin teman dia yang dulu serempak datang ke rumahku. Si Ignes tak mau lagi datang ke rumahku. Gara-gara temanku,Yuda memfitnah aku ke si Ignes. Aku memang kesal sekali ke Yuda. Dan aku tak akan lagi percaya sama dia.




tahun baru 2016
Ini aku ceritakan yang sebenarnya. Kisah antara aku, Yuda, dan Ignes. Tepatnya di Tahun Baru 2015, Ignes, Hani, dan 2 teman mereka datang ke rumahku. Tapi aku, Adikku, dan Yuda, kami sombong sekali ke mereka. Kami tak menyalam mereka, saat mereka datang. Lalu beberapa hari kemudian Yuda datang ke rumahku. Dan dia mengajakku Tahun Baru ke rumah Ignes. Yuda SMS Ignes memakai handphone aku. Yuda sendiri yang mengetik SMS ke Ignes. Memang beberapa kali aku yang mengetik SMS, tapi kata-kata dari Yuda, Yuda yang menyuruh. Yuda mengajak Ignes untuk bertemu di rumah Ignes.

Tapi setelah Yuda pulang dari rumahku. Beberapa jam kemudian. Yuda BBM-an sama aku. Dia mengirimkan sebuah foto ke aku. Dia capture chating antara aku dan Yuda, lalu mengirimkannya ke Ignes. Memang kurang ajar dia. Tidak sopan. Itu namanya membunuh kawan dari belakang. Tapi ya sudahlah cukup tahu saja. Lain kali aku tidak perlu lagi meminjamkan handphone aku kepadanya. Yuda 3 kali mengatakan fitnah tentang aku ke Ignes.

Pertama Yuda fitnah, jika aku yang SMS Ignes. Padahal Yuda sendiri yang SMS Ignes, menggunakan handphone aku. Memang aku ada beberapa kali SMS tapi atas perintah Yuda. Logikanya, masa Ignes tidak tahu membedakan gaya SMS aku dengan Yuda. Padahal mereka sering BBM-an dan SMS-an. Fitnah kedua, Yuda berkata ke Ignes, jika aku yang ingin ke rumah Ignes. Padahal Yuda yang mengajak aku ke rumah Ignes. Logikanya mana berani aku mau datang ke rumah Ignes, kenal saja tidak. Menurut akal sehat itu tidak mungkin. Tapi Ignes percaya, berarti dia tidak sepintar yang aku bayangkan. Masa dia mau saja dan mudah saja dibohongi Yuda. Apa dia tidak berpikir, apa yang dikatakan Yuda, itu semua tidak masuk akal. Dan fitnah yang ke-3, Ignes bertanya ke Yuda. Aku dapat nomor handphone Ignes dari siapa? Lalu Yuda menjawab, kalau aku mendapat nomor handphone Ignes dari Kakakku. Kakakku saja tidak menyimpan nomor handphone Ignes. Padahal mereka, Yuda dan Ignes yang sering SMS-an. Aku mana kenal sama Ignes. Logikanya, lebih masuk akal jika aku mendapatkan nomor handphone Ignes dari Yuda daripada dari Kakakku. Kalaupun Kakakku punya nomor handphone Ignes, tidak mungkin Kakakku memberikannya padaku. Sebagai guru agama Ignes, Kakakku pasti menjaga wibawanya. Jangankan memberikan, orang tidak punya.

Tapi ya sudahlah, mungkin suatu saat nanti aku bisa bertemu Hani. Entah itu di tahun depan, atau di tahun depannya lagi. Padahal aku sangat penasaran dengannya. Masa, hanya bisa melihat fotonya saja, tidak bisa melihat secara langsung. Tapi kapan ya kira-kira? Akankah aku akan menjadi hantu penasaran? Oh No.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.