<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Mengantar Surat Lamaran Kerja Ke Perusahaan

Monday, February 1, 2016

Mengantar Surat Lamaran Kerja Ke Perusahaan

Tanggal 28 Januari 2016 jam 9 pagi. Hari ini Bredmart sibuk mengantar surat lamaran kerja ke beberapa perusahaan. Start keliling menebar surat lamaran kerja. Pertama di sebuah perusahaan pempek yang cukup terkenal di kotaku, sedang membuka cabang baru.

Memang terpampang spanduk pengumuman lowongan kerja di toko cabang barunya. Dan sebelumnya aku membaca info itu di grup facebook.
butuh kerja

Saat aku mau masuk, aku bertanya ke seorang tukang yang sedang mengerjakan pembuatan lemari.
"Pak karyawannya mana, kok ruangan depannya sepi?" tanya ku.
"Iya memang biasanya tidak ada," jawabnya.
"Lalu mengantar surat lamaran kerjanya bagaimana?"
"Antar langsung ke gerai pusat."
"Oh, terima kasih ya pak," ujar ku.
"Sama-sama".

Tentu saja aku langsung ke gerai pusatnya.
Ada seorang pak satpam yang sedang berjaga di parkiran.
"Pak mau mengantar surat lamaran," ujar ku.
"Langsung masuk ke dalam saja," katanya.
Di dalam ada karyawan wanita yang menyapa ku.
"Ada yang bisa saya bantu?"
"Mau mengantar surat lamaran," jawab ku.
"Oh, ditinggal dulu ya pak," katanya sambil menerima surat lamaran ku.

Malam sebelumnya aku sudah menulis 3 berkas surat lamaran kerja. Dan tadi pagi aku menambahkan satu lagi. Karena aku punya firasat, banyak yang akan tidak diserahkan. Ternyata memang benar dugaanku. Setelah dari toko pempek, aku pergi ke sebuah toko bakery. Karena aku sesak mau kencing (buang air kecil), aku mampir dulu ke sebuah SPBU. Aku sudah terbiasa kencing di sana, soalnya gratis. Kalau di SPBU yang lain, ada yang minta bayar. Meskipun hanya Rp 1 ribu, tapi sayang juga. Hehe.

Di perjalanan aku terpaksa beberapa kali berteduh di rumah toko. Karena turun hujan yang cukup deras. Setelah hujan berhenti, aku melanjutkan perjalanan. Sesampainya di toko bakery, aku bertanya ke seorang satpam yang sedang bertugas menjaga gerbang masuk.
"Pak, bisa mengantarkan surat lamaran kerja?"
"Kepalanya lagi tidak ada, lagi keluar" ujarnya sambil membuka gerbang.
"Memang biasanya antar lamaran langsung ke kepala ya?" tanya ku.
"Iya."
"Jadi kira-kira kapan ya bisa bertemu dengan kepalanya?" Tanya ku lagi dengan muka memelas.
"Tanggal 2 atau 3 saja datang lagi".
"Ok lah, terima kasih ya pak."
"Sama-sama."

Skor 1-1.
Satu lamaran diterima dan satu ditolak.
Tidak patah semangat. Masih ada 2 lamaran lagi. Saat mau pergi ke salah satu perusahaan telekomunikasi, eh hujan lagi. Terpaksa berteduh lagi. Sabar, sabar. Kira-kira 30 menit, hujan reda, dan aku bisa melanjutkan perjalanan.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.