<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Menjenguk Kawan Sakit Demam Berdarah

Monday, February 1, 2016

Menjenguk Kawan Sakit Demam Berdarah

Tanggal 30 Januari 2016. Hari ini Bredmart menjenguk adiknya sahabatku (Beno) yang yang bernama Icin. Karena kemarin (29 Januari 2016) aku melihat status Yuda (adiknya Beno) di facebook, Yuda lagi suntuk di sebuah rumah sakit di kotaku. Lalu aku kirim pesan, ternyata adiknya Yuda, Icin sakit demam berdarah.

Baru hari ini aku, Kakak dan Mama, menjenguk Icin. Kami pergi jam 7 malam ke rumah sakit. Beli oleh-oleh roti kaleng dulu di minimarket.
"No, di ruang mana adikmu dirawat?" Tanya ku pada Beno lewat percakapan ponsel.
"Di ruang perawatan kelas 2 no 8," jawabnya.
"Dimananya itu, aku sudah di parkiran?"
"Lurus saja dari IGD"
"Oh."
Kami bertiga berjalan dari parkiran mencari ruang perawatan.

menjenguk kawan sakit


"Pak, ruang perawatan di mana?" tanya ku pada seorang satpam yang sedang duduk sambil berjaga.
"Gedung yang di sana, lantai pertama,"
Kami berjalan ke gedung yang ditunjuk satpam itu. Berjalan di lorong yang minim penerangan. Remang-remang. Banyak juga pengunjung hilir mudik. Ku lihat banyak keluarga pasien duduk-duduk atau tidur-tiduran di atas tikar di depan ruangan pasien.
"Pak ini ruang perawatan ya?"
"Iya, silahkan masuk pak," jawab seorang perawat yang berjaga di pintu masuk gedung perawatan.

Kami tinggal mencari kamar no 8. Setelah menemukan pintu ruangan, kami pun masuk. Tampak Icin yang terbaring lemas di tempat tidur. Dia sendirian.
"Mana keluarganya?" tanya ku dalam hati.
Saat Mama ku menyapa Ucin, dia menangis. Terharu juga melihatnya.
"Kenapa dia menangis saat kami baru sampai?" tanya ku dalam hati.
"Sakit apa Cin?" Tanya Mamaku sambil menaruh roti kaleng di meja.
"DBD, tante," jawabnya.
Wajar saja dia dirawat di rumah sakit, ternyata dia sakit DBD. Setelah aku membaca internet. DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty. Sedikit saja ulasannya tentang penyakit DBD, kita lanjutkan cerita menjenguknya.

"Sudah berapa hari di sini?"
"Ini sudah hari yang keempat, tan," ujar Icin.
"Kok bisa sakit DBD?" tanya Kakakku.
"Kemarin itu aku lagi praktek kuliah di kandang kambing, memang banyak nyamuk, dari situ lah sakit, panas badan," bebernya.
Mereka tidak sendirian. Ada seorang nenek yang juga dirawat di sana. Di kamar tempat Icin dirawat ada AC dan TV. Tak sampai satu jam, kami pun pulang.
"Menginap di sini saja kau, kawani aku," bujuk Beno kepada ku.
"Ah malas, nanti ada hantu." Kataku sambil menuju pintu.
"Kami pamit dulu ya, No," ujar Mamaku.
"Terima kasih ya, te," kata Beno.
Itu lah sedikit cerita. Semoga saja Icin bisa cepat sembuh.

2 comments:

  1. Memang sekarang lagi musim DBD makanya kudu hati hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bro jangan anggap remeh nyamuk, ukurannya kecil tapi penyakitnya besar. Haha

      Delete

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.