<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Hari Kelima Latihan Kolektor

Saturday, April 16, 2016

Hari Kelima Latihan Kolektor

Seharusnya aku memposting ini hari kemarin (15 April 2016), tapi tak sempat. Hari ini (16 April 2016) aku pakai baju batik. Biar tidak terlalu formal.



Makin hari, makin sedikit hal yang bisa diceritakan. Yang paling malas itu adalah kalau melihat kolektor yang lain (senior) keluar menjalankan tugas. Sedangkan aku masih harus di kantor. Padahal aku seorang jiwa elang.

pria bebas


Jam 12 Mr.J menegur aku karena kemarin terlambat input data. Padahal jelas-jelas bukan salah aku. Dia yang menyuruh mulai menelepon konsumen dari siang hari, jangan dari pagi hari. Lalu kemarin masih beres-beres ruangan. Aku dari siang sudah meminta daftar tugas aku yang namanya Collection Receipt Monitoring (CRM). Daftar konsumen yang telat bayar angsuran kredit mobilnya.

Komputer untuk field collector (fd) hanya tiga unit. Tapi fd berjumlah 6 orang, 1 sakit. Jadi aku harus mengalah dengan senior. Terpaksa aku harus main handphone selama menunggu mereka selesai.

Kemarin Mr.J berkata jika nanti aku belum dapat gaji di bulan ini, hanya insentif. Oh tidak. Tapi aku lihat, selama 4 hari kemarin over due ratio aku terus 17 %. Tak naik tak turun. Aku bingung, kenapa tidak ada perubahan.

Jam 2 over due ratio aku sudah turun 16 %. Tapi jam 4 naik lagi jadi 17%. Capek deh. Pusing aku, naik-turun yang membuat jantungku berdetak cepat.

Asli kedinginan aku, AC ada 2 dekat meja kolektor. Jam 5 saatnya pulang seperti biasa. Asyik asyik.

Pulangnya, setengah perjalanan, aku terjebak hujan. Aku harus berteduh, di SPBU. Untung bukan di ruko, tetap basah. Tapi kalau di SPBU besar tempat berteduhnya. Padahal cacing sudah berperang dalam perut (lapar). Sampai berapa jam aku harus menunggu dengan perut keroncongan?

Aku kira, aku kolektor paling keren (punya motor besar). Ternyata banyak mereka yang punya mobil. Tak ku duga, di luar prediksi. Meleset. Dari awal, aku sudah curiga. Penampilan mereka (baju dan celana) tampak lusuh (miskin). Tapi tak disangka, mereka punya mobil. Salut lah, mereka merendah. Tak seperti aku yang sombong. Sok kaya, padahal miskin. Orang kaya pura-pura miskin dan orang miskin pura-pura kaya.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.