<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Proffesional Collector Juga Punya Rasa Takut

Thursday, April 14, 2016

Proffesional Collector Juga Punya Rasa Takut

Kemarin siang sekitar jam 11, ada seorang profesional collector (profcoll) mendatangi kantor kami. Sebut saja Mr.P yang entah siapa dan dari mana, bersama seorang temannya.


Sedikit mengulas apa itu profcoll, ada beberapa profcoll yang bertugas menarik unit (mobil) yang sudah menunggak dari debitur yang tak mampu lagi membayar angsuran ataupun debitur pemain. Mr.P bertemu coordinator collector kami (Mr.R). Mr.P ingin melunasi pembayaran angsuran kredit mobil. Mobil ini bukan lah mobil dia. Ada orang yang meminjam uang kepadanya sebesar Rp 20 juta dengan janji akan membayarnya selama 2 minggu. Lalu orang tersebut tak menepati janjinya. Dan memberi mobilnya ke Mr.P. Singkat cerita Mr.P tidak tahu jika mobil itu sudah menunggak 2 bulan, dan dia harus membayarnya ditambah denda. Sangat kesal lah dia. Lalu dia meminta kepada Mr.R untuk mengurangi dendanya. Dengan alasan sama-sama kolektor. Lalu Mr.R meminta persetujuan dari pimpinan diatasnya.

Ok kita tak perlu fokus ke masalah itu. Kita bergeser ke topik lain.

proffesional collector


Karena aku suka menganalisa apapun yang menurut aku menarik. Jadi saat Mr.P mengobrol dengan Mr.R. Aku memperhatikan Mr.P. Aku menduga dia sedang berusaha menutupi rasa takutnya. Mari kita telaah.

Mr.R menyilangkan tangan di dadanya.
Memang tidak bisa dipastikan jika dia merasa sedikit takut. Karena bisa saja, memang memiliki kebiasaan seperti itu.

Ok lanjut. Dia juga menggoyang-goyangkan kakinya (seperti mengayuh mesin jahit tradisional). Gerakan seperti orang gugup (nervous).
Memang bisa saja karena dia merasa suntuk (ataupun mengantuk). Tapi saat itu dia duduk tidak lah terlalu lama, belum berjam-jam. Jadi kecil kemungkin dia merasa bosan.

Dan yang terakhir. Ada titik-titik air (keringat) di keningnya (jidat). Memang bisa saja karena dia merasa letih karena telah menaiki 60 anak tangga, karena ruang kami di lantai 4, paling atas.

Ok, jadi dari 3 pengamatanku tadi. Apa bisa aku menduga (bukan menarik kesimpulan, jika Mr.P sedang berusaha menutupi rasa takutnya?

Jika dugaanku benar. Berarti profcoll juga manusia. Mereka juga punya rasa takut.
Jika mereka saja terkadang masih muncul rasa takut. Berarti wajar jika kolektor junior merasa ketakutan, karena senior mereka juga masih merasakan hal yang sama. Haha.

Satu lagi, kemarin aku juga melihat Mr.R mengeryitkan bibir saat berbicara dengan Mr. P. Apakah mungkin dia (Mr.R) merasa sedikit takut? Sepertinya dia merasa bibirnya kering, oleh karena itu dia mengernyitkan bibir. Lalu pertanyaannya, mengapa dia bisa merasa bibirnya kering?

Pelajaran lain yang telah kudapatkan adalah jangan mau melanjutkan angsuran mobil orang lain jika bermasalah, pastikan dulu aman. Karena bisa jadi kita tidak hanya melanjutkan angsuran. Tapi juga harus membayar denda, yang seharusnya dibayar oleh pembeli. Sedangkan kita (over credit) tidak seharusnya membayar denda itu, tapi karena sudah peraturan, mau tak mau harus kita bayar. Dan kalau pun kita rela dan sudah melunaskan semua pembayaran. Tak lantas semua berjalan lancar. Karena kita harus mencari si pembeli. Dan kalau pun tidak bisa ditemukan (hilang), kita harus mengurus surat pencarian ke RT dan Lurah. Dan membuat pencarian di surat kabar harian lokal (koran). Itu harus diterbitkan 1 minggu yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah (tergantung korannya). Jadi kalau mau melanjutkan angsuran kredit mobil. Mending pikir ulang lagi lah. Timbang-timbang untung-ruginya (resiko).

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.