<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Pindahan Gudang Perusahaan

Thursday, May 5, 2016

Pindahan Gudang Perusahaan

Cerita ini tentang perusahaanku yang memindahkan gudangnya. Tepatnya di tanggal 2 Mei 2016. Pagi jam 9 kami semua yang karyawan pria bantu-bantu memindahkan mobil-mobil dan barang-barang dari gudang (Pul) lama ke  gudang baru.


Jam 1 siang kami makan nasi bungkus dulu, dari uang kantor. Jam 3 sore Mr. R menyuruh aku balik ke kantor. Aku hanya tertawa kecil dalam hati.
"Kau pulang saja, daripada kau di sini," kata Mr. R.
Padahal ada kawan aku yang mengaku tidak ada sedikit pun membantu. Sabar, sabar. Padahal aku sudah capek dorong mobil-mobil yang mogok. Mengangkat barang-barang ke mobil pick-up. Bukannya tidak capek. Tapi ya sudah lah.

Ada banyak ketidakadilan. Aku tidak merasa heran lagi. Dunia memang penuh keanehan. Dan ini lah salah satunya. Haha.

gudang


Aku disuruh membeli minuman mineral untuk kami, pakai uang pribadi. Esok harinya aku minta ganti pakai uang kantor.
Tadi juga aku bertanya ke Mr.R tentang sosok angsuran kalau field collector (fc) menjemput angsuran ke rumah konsumen.
"Kenapa tidak kau bilang kemarin," Mr.R berkilah.
Aku diam saja. "Jangan banyak alasan, bilang saja tak mau ganti," kataku dalam hati.
"Besok minta uang pas," katanya lagi.
"Ya mana aku tahu lah," jawabku dalam hati.
Tapi itu lah manusia. Uang adalah uang. Saling berebutan, kiri kanan. Tapi bagi aku. Bukan nilai uangnya tapi nilai ucapannya.
Bisa dipegang atau tidak.

Bahkan dari gudang ke kantor, aku naik ojek dengan uang sendiri biaya Rp 6 ribu. Aku malas menyuruh kawan jemput. Soalnya aku orangnya mandiri, tidak ingin menyusahkan orang lain. Dengan harapan sebaliknya, orang lain tidak menyusahkan aku.

Sesampainya di kantor, aku menginput data ke komputer (intranet perusahaan) (buat laporan awal bulan). Aku sudah dapat ID dan password, tapi aku belum bisa menginput data. Masih harus memakai ID dan password senior. Aduh, aduh, aduh. Untung saja pas input data, tidak berebutan komputer.

Aku pulang jam 6 sore. Sampai di rumah langsung mandi.

"Kebahagiaan adalah Harapan". Itu lah yang ada dalam benakku. Terlepas dari apakah aku punya harapan atau tidak. Apakah aku merasa bahagia atau tidak. Aku tidak mengatakan bila aku tidak merasa bahagia di perusahaanku. Tapi ada yang hilang. Aku tak tahu apa itu.

Kalau memang aku dianggap tidak berguna. Aku hanya akan tertawa kecil dalam hati. Dan berpikir ada yang lebih tidak berguna tapi tetap dipelihara. Mungkin aku kotoran, tapi ada yang lebih kotor. Aku mungkin sampah, tapi ada yang lebih sampah. Tapi aku percaya kotoran dan sampah masih tetap bermanfaat. Dengan cara tertentu, dan penuh kesabaran.

Mengapa mereka menganggap aku tidak berguna? Apakah dia (atau mereka bertiga) menyesal telah menerima aku sebagai bawahan mereka? Apakah mereka salah menebak karakter aku? Jika mereka salah, berarti aku benar. Benar-benar mengecoh dia (atau mereka bertiga).

Jika ada seseorang yang memahami (minimal sedikit) ilmu grafologi dan psikologi. Maka seseorang tersebut, dapat memanipulasi tulisan tangan dan tanda tangan di surat lamaran kerja. Aku tidak mengatakan aku melakukannya, dan aku juga tidak mengatakan aku tidak melakukannya. Kalian pikir saja sendiri. Manusia itu tidak cukup hanya "pintar". Tapi harus "pintar-pintar". Apa bedanya "pintar" dan "pintar-pintar"? Kalian pikir saja sendiri.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.