<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Sebelah Kantor Kemalingan

Thursday, May 19, 2016

Sebelah Kantor Kemalingan

Hari ini (Senin16 Mei 2016) bangunan di samping kantor kami kemalingan (dirampok). Yang anehnya lubang angin kamar mandi lantai bawah kantor kami, rusak seperti ada yang masuk. Tapi entah siapa yang bodoh.

Logikanya, masak selama ini tidak ada dari mereka yang berpikiran (merisaukan) lubang angin itu.

Aku juga tidak tahu pasti, bagaimana ceritanya. Mendengar cerita beberapa orang dari mereka, yang tak mungkin aku tuliskan di sini. Tapi yang pasti, menurut aku, itu konspirasi tingkat tinggi (KTT).

kemalingan


Yang paling menyebalkan, mengapa saat ini. Kemungkinan mereka (pelaku) sengaja ingin menggiring opini. Agar semua mata tertuju pada diriku. Orang yang harus dituduh. Orang baru, dengan tingkah aneh.

Padahal jika dicermati lebih dalam, hanya bisa direncanakan oleh orang-orang tertentu saja. Tapi ya sudah lah. Terserah mereka.

Saat aku baru tiba di kantor pulang dari mengantar surat peringatan ke debitur nakal (yang menunggak pembayaran angsuran) dan duduk. Mendekat lah Mr. J ke meja field collector (fc).
"Apa ada yang mau resign (mengundurkan diri)?" tanya Mr. J sembari memandangi satu-persatu kami para FC.
Tidak ada kami yang menjawab atau berani membantah. Takut juga kalau benar-benar dipecat. Apa dia mengatakan seperti itu, sehari setelah aku memposting artikel sebelumnya? Istilahnya aku jual dia beli. Aku menggertak, dan dia menggertak balik.

Tapi aku harus berpikir positif. Pada intinya Mr. J menuntut keseriusan kami para FC. Bagus memang apa yang dilakukan beliau. Sebagai atasan mengingatkan bawahan.
Tapi timbul pertanyaan, mengapa dia berkata demikian sesaat aku baru tiba? Padahal tidak semua FC ada di ruangan.
"Apa mungkin dia menembak (menyindir) aku?" tanya ku dalam hati.
Sebenarnya siapa orang yang ia maksud agar resign?
Kalau aku, bukan kah aku tidak perlu mengundurkan diri? Mereka cukup tidak memperpanjang masa kontrak ku (1 tahun). Dan dia (atau mereka) bisa langsung memecat aku. Apa mungkin dia menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan surat pemecatan kepadaku? Kapan, sebentar lagi? Kalau memang dia tidak menginginkan kehadiran ku di perusahaan. Lalu, mengapa dia menerima aku saat wawancara kerja dulu? Kalau sekarang (atau sebentar lagi) dia memecat aku. Berarti tujuan dia ingin mempermalukan aku. Lebih baik dia tidak menerima aku dulu,  daripada memecat aku nanti. Malunya tidak tahan. Luar biasa memalukan sekali. Mau ditaruh di mana mukaku nanti. Apalagi musuh-musuhku akan teratawa terbahak-bahak.



Belum lagi kisah di tanggal 18 Mei 2016.

"Hati-hati ada mata-mata," ujar Mr. Z.
"Siapa maksud kau?" tanyaku dalam hati. Tapi tak perlu aku tanyakan. Karena mereka akan semakin curiga. Hanya akan memperkeruh air. Aku hanya diam saja, tanpa satu pun kata. Aku hanya melakukan apa yang harus dilakukan. Lebih dari itu, bukan urusan aku lagi.

Tadi saat doa bersama, kami disuruh untuk memberikan sedekah untuk musibah bencana di sebuah negara. Karena perusahaan kami, saham terbesarnya dimiliki oleh perusahaan di sebuah negara.
"Tenang, sebentar lagi kau gajian," ujar Mrs. N kepada ku.
"Entah iya entah tidak," ujarku dalam hati.
Aku tidak mempermasalahkan sedekah, tapi yang ku permasalahkan, apa iya gajiku nanti akan dibayar?
Kita lihat saja, apakah Mr. J akan menepati janjinya (melakukan apa yang telah diucapkan). Dulu saat minggu pertama aku mulai bekerja. Dia pernah berkata dia akan mengajukan insentif (bulan April) memang secara terus terang dia berkata jika aku tidak bergaji di bulan April. Tapi sampai saat ini tidak ada kabarnya. Apa mungkin akan disatukan ke gaji bulan Mei (tanggal 28 Mei nanti)? Atau insentif bulan April hanyalah kata, bukan realita. Biar lah, pasrah saja. Aku tidak pernah menyindir, apalagi bertanya secara langsung ke Mr. J.

Karena kalau prinsip aku, manusia itu dinilai dari perkataannya. Bukan dari  jabatannya, uangnya, atau apapun. Biar sadar sendiri. Toh, dia berkata "insentif aku akan diajukan". Aku juga bingung, itu janji atau bukan janji. Tapi yang jelas, aku orangnya ingat kata-kata yang menarik yang diucapkan orang-orang kepadaku.

Kita lihat saja nanti saat gajian.


Dan kisah di tanggal 19 Mei 2016.

Mr. J mengirim SMS ke aku, mengingatkan aku agar dalam 5 hari ke depan, aku fokus ke 3 debitur yang "potensi move to problem account (PA)". Aku hargai itu sebagai cambuk motivasi. Tapi bukan berarti aku tidak kerja maksimal. Tapi balik lagi ke debitur yang nakal (telat bayar angsurannya). Tapi kalau pun aku berdiri di posisinya, aku juga akan melakukan hal yang sama. Atasan mengingatkan bawahan. Itu memang benar.

Sekian dulu ceritanya. Tidak semua kisah  bisa Bredmart ceritakan di sini. Karena Bredmart tahu, ada yang membaca blog ini. Orang yang pada dasarnya tidak perlu membaca blog ini. Tapi terserah mereka, aku untung juga. Menambah jumlah pengunjung blog. Semakin disukai oleh mbah Google. Sampai jumpa....

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.