<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Terima Kasih Mr. R Telah Mendidik Aku

Saturday, June 18, 2016

Terima Kasih Mr. R Telah Mendidik Aku

Beberapa hari ini (sejak tanggal 10 Juni 2016) angry bird (Mr. R) pergi di siang hari. Padahal biasanya di kantor saja. Entah kemana dia pergi. Mungkin dia mau cek kerjaku. Cek ke rumah debitur apakah ada surat peringatan (SP) yang aku antar. Terserah dia lah.


Sebenarnya benar yang dikatakan para FC senior jika Mr. R itu sebenarnya orangnya baik. Hanya saja karakternya saja yang bersuara keras. Bukan berarti dia benci. Tapi cara dia mendidik bawahannya saja. Mungkin supaya mental FC baru biar bisa kuat jika dibentak-bentak.

"Kalau ke rumah debitur, ditekan, negosiasi," ujar Mr. R kepada aku  seperti biasa dengan nada keras.
"Memangnya pernah dulu kau ajarkan aku negosiasi ke rumah debitur? Bukankah tidak pernah." Tanyaku dalam hati.

Seingat aku hanya 3 hari dia mengajak aku ke rumah debitur. Itu saja semua tidak lebih dari 6 orang. Dan kebanyakan hanya melempar SP ke teras rumah debitur, karena rumah tidak ada orang dan pagar terkunci. Atau kalau tidak berpagar, selip SP di bawah pintu. Mana negosiasinya? Aduh..aduh..aduh.

terima kasih


Hari Senin (13 Juni 2016) mereka semua pada sibuk mau ikut pelatihan di luar kota. Yang akan dilaksanakan bulan depan. Semua pada sibuk mau fotokopi kumpulan soal prediksi. Ada dari mereka yang menyindir aku.
"Ayo, sini, gabung," ujar Mr. Z.
Padahal jelas-jelas mereka semua tahu, aku tidak diikutsertakan. Pagi tadi Mr. J berkata kalau semua Field Collector (FC) ikut (kecuali aku), Problem Account (PA), Coordinator Collector (CC), Collection Head (CH).
"Emangnya gue pikirin, aku juga tidak mau, cape deh," kataku dalam hati.

Aku menyindiri di sudut ruangan, tanpa suara. Dan tak ada diri ini ingin ikut. Sedangkan mereka semua berkumpul mendiskusikan training itu.
Sabar, sabar.


Di hari Rabu (15 Juni 2016) seharusnya aku berangkat  ke luar kota (dinas). Tapi diundur, karena mobil perusahaan mau diservice.
"Mobil mau diservice, besok saja berangkat," kata Mr. R.
Awalnya aku kesal/berprasangka buruk/curiga kalau Mr. R sengaja bohong untuk mengundurkan jadwal dinas aku karena ingin membuat aku kesal. Tapi ternyata memang mobil benar-benar di service. Jahat juga aku ini berprangka buruk ke Mr. R. Padahal dia niat baik, tapi aku jahat. Haha. Aku jadi menyesal.
"Maaf ya bang (Mr. R), terima kasih selama ini telah mendidik aku dengan baik," ujarku dalam hati. Semoga saja dia tahu kalau aku bangga dia telah mendidik aku.


Satu hal yang membuat aku terkesan (hati tersentuh). Sehari sebelum aku berangkat.
"Kalau ada apa-apa, telepon," ujar Mr. R.
Aku terharu mendengarnya.
Ternyata benar, dia orangnya memang baik. Dan 5 hari ini, dia berubah drastis. Tidak lagi maki-maki aku. Puji tuhan.


Tanggal 16 Juni 2016 jam 7 pagi aku berangkat sendirian ke pull (gudang), mau mengambil mobil perusahaan. Dari rumahku ke pull harus dua kali naik angkot. Sesampainya di gudang, aku harus menunggu cukup lama. Soalnya pagarnya belum ada yang membuka. Sabar, sabar. Sambil memegang handphone, aku menulis catatan ini sembari melupakan waktu menunggu. Aku duduk sendirian di kursi yang ada di pinggir jalan. Berharap sinar mentari tidak membuatku mandi keringat karena panasnya. Aku bertanya dalam hati, "berapa lama lagi aku harus menunggu?" Penderitaanku tidak hanya itu saja. Ditambah lagi seperti biasa, aku sesak kencing (buang air kecil). Lalu aku berjalan mencari POM bensin terdekat, mau kencing. Lalu aku balik lagi. Lama-kelamaan aku bisa tertidur di kursi ini. Sambil menunggu aku makan bakso. Baru jam 10 aku dapat mobil.

Setelah lelah mengunjungi beberapa rumah debitur. Pukul 18.30 kami ke jembatan warna di Ancol. Aku tidak tahu nama jembatan itu. Tapi bagus lampunya kelap-kelip. Mantap. Setelah ambil beberapa foto dengan latar belakang jembatan. Aku menunggu di mobil, sembari menjaga mobil. Lalu setelah malam datang. Balik ke hotel, istirahat dan tidur. Besok pagi dan sore aku juga kunjungan ke rumah debitur. Sampai di kotaku pukul 7, ke gudang hampir jam 8 malam.  Penderitaan datang kembali, daerah pull tidak ada lagi angkutan kota (angkot) pukul 7. Dan hujan turun. Lalu aku meminta Kakakku menjemput aku di pull. Selesai sudah perjalanan dinas ke luar kota. Terima kasih Tuhan, amien.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.