<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Bredmart Mau Berhenti Stalker Epli

Friday, October 7, 2016

Bredmart Mau Berhenti Stalker Epli

Kalau seandainya, sampai hari Minggu 9 Oktober 2016 dedek Epli tidak buat status lagi di Twitter dan tidak ibadah siang (rencananya aku ibadah siang). Mungkin aku benar-benar berhenti menulis tentangnya. Karena logikanya buat apa melakukan apa yang tak perlu dilakukan.
Tak ada gunanya, berharap pada orang yang belum tentu mempunyai harapan yang sama. Dia saja cuek. Kalau dia suka, pasti tidak mungkin buat privasi instagram-nya dan sudah 12 hari tak update status di Twitter.

Mengapa?
Berarti dia illfeel (kesal/marah/bete/muak) melihat sikap aku.

Kasihan dia, gara-gara aku stalker, dia jadi malas buat status, takut aku lihat-lihat.

stalker


Mungkin dia sebenarnya ingin menyuruh aku berhenti untuk stalker dia, tapi tak mungkin. Pasti dia mikir, malu lah langsung bertemu dan menyuruh aku. Kan bisa saja aku mengelak (ngeles), kalau sosok Epli bukan lah dia. Namanya nya saja sedikit beda. Dan namanya juga nama pasaran. Ada banyak wanita yang sama dengan namanya.

Tapi ya sudah lah, biar aku saja yang sadar. Sadar untuk tidak terus bermimpi. Aku janji akan berhenti menulis tentangnya, dengan satu syarat. Aku tidak menatap senyum manisnya (dedek Epli tidak ibadah siang). Itu aku anggap sebagai tanda, kalau kami tidak berjodoh. Tapi kalau dia ibadah siang, ya berarti aku boleh batal janji. Boleh tetap menulis dan boleh juga berhenti menulis. Tergantung mood, lagi falling in love atau lagi sedih (kecewa).

By the way.
Aku mau membandingkan dedek Epliyanti dengan saudari kembarnya Epliyani.

Mereka berdua sama-sama suka MotoGP. Kalau dedek Epliyanti suka Marquez, sedangkan Epliyani suka Pedrosa.

Mereka berdua sama-sama suka acara  stand up comedy. Berarti mereka suka pria humoris, berarti aku tak cocok.

Mereka suka karaokean, makan di restoran, dan nonton bioskop bersama sekeluarga. Sungguh keluarga yang harmonis, tidak seperti keluargaku, sibuk dengan kesibukan masing-masing. Sulit untuk hangout berlima.

Kalau Epliyani lebih sering menulis status tentang ayah mereka, mungkin Epliyani anak kesayangan ayah mereka.

Epliyani lebih mudah sakit-sakitan (sakit kepala, flu). Seperti aku donk, gale-gale.

Epliyani orangnya lebih melankolis. Mudah sedih, sama seperti aku.

Epliyani lebih suka baca, di perpustakaan wilayah. Sama seperti aku yang suka membaca buku. Berarti kemungkinan Epliyani lebih pintar dibandingkan Epliyanti.

By the way, kok banyak kesamaan antara aku dan Epliyani. Padahal aku sukanya dengan Epliyanti. Lagipula Epliyani sudah punya pacar. Epliyani sudah menjalin pacaran selama 5 tahun lebih. Pacarnya (cowoknya) adalah mahasiswa satu kampus dengannya. Aku pun dulu juga kuliah di sana.

Bisa dikatakan cukup lama juga hubungan mereka. Salut lah. Pantas saja dia sok kecantikan saat bertemu adikku saat mereka kebetulan ketemu saat praktek di sebuah rumah sakit negeri. Pacarnya jurusan akutansi.
Akuntansi VS Keperawatan.
Cocok lah.

Saat aku mau posting tulisan ini. Aku kembali melihat twitter dia: ternyata dia menulis status. Haha (senangnya).

Dia sepertinya sedang kebingungan akan sesuatu.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.