<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: SOSOK SI TANGAN BESI MR.J

Sunday, December 4, 2016

SOSOK SI TANGAN BESI MR.J

Bredmart mau menceritakan seseorang yang awalnya berperan sebagai Mahatma Gandhi perlahan berubah menjadi Hitler. Siapa itu Mr. J ???
Dia adalah collection head (CH) di sebuah perusahaan.



Setiap kali ada peraturan baru, Mr. J selalu berkata itu adalah perintah dari atasannya (ACH).

Percaya begitu saja???

Aku tidak yakin.

Tidak ada satu pun dari kolektor yang mempertanyakan kebenaran itu. Tidak ada yang berani meminta bukti ke CH.
Mengapa CH tidak pernah menunjukan lembar kertas perintah, atau rekaman suara, ataupun sekedar obrolan di BBM?

Aku orangnya tidak mudah percaya. Semuanya harus ada bukti, ku buktikan sendiri dengan kedua bola mataku.

Ada dua kemungkinan:
1. Peraturan baru itu diciptakan oleh CH namun membuat cerita seolah-olah ACH lah yang menciptakan peraturan baru itu. Ini semua tanpa sepengetahuan ACH. Dia membuat isu, sebuah kebohongan. Kebohongan yang sengaja dibuat demi kebaikan. Tapi aku rasa ini tidak mungkin, CH pasti takut melakukan strategi yang sangat beresiko ini.

Dosa kah?
Entah lah, Tuhan saja lah yang tahu.

Lalu muncul pertanyaan: buat apa Mr. J menciptakan sebuah kebohongan (isu)?
Melempar tanggung jawab?
Tidak ingin dipersalahkan?
Tidak sanggup mengatur bawahan (cuci tangan)?
Atau karena apa?

Karena banyak sudah peraturan baru yang tidak jauh-jauh dengan keinginannya.

Seharusnya dia dengan gagah berani mengakui jika dia sendiri lah yang menciptakan peraturan baru itu.

2. Kemungkinan besar CH awalnya menceritakan banyak hal ke ACH lalu melakukan sebuah kesepakatan. Lalu CH meminta izin kepada ACH untuk memakai nama ACH sebagai si pembuat peraturan baru dan ACH menyetujuinya. Padahal ide awalnya adalah dari si CH.

Soalnya setiap kali ada peraturan baru dikeluarkan, tidak lama setelah Mr. J melakukan review kepadaku. Istilahnya, dia menginterogerasi aku, lalu mendapatkan informasi yang mungkin belum dia ketahui. Ataupun jika sudah dia ketahui, tapi setelah review aku, dia baru benar-benar yakin dengan firasat dia.
Lagi-lagi aku hanya dijadikan umpan (cacing) untuk menangkap ikan-ikan.

tangan besi


Aku menduga sungguh luar biasa besar kekuatan (lobi-lobi) Mr. J.
Dia tidak hanya bisa mengotak-atik formasi bawahannya, namun dia juga bisa mengotak-atik formasi atasannya. Sepertinya dia mampu melobi petinggi-petinggi di kantor pusat.

Mari kita lihat, sejak dia menjabat sebagai CH sejak bulan Maret 2016 - November 2016. Sudah banyak pegawai  yang bergoyang (mutasi, mengundurkan diri ataupun dipecat).

Bawahannya yang berhasil dia pecat adalah Mr. R.S.
Mr. J sanggup (tega) tidak mengangkat Mr R. S (field collector) sebagai karyawan tetap. Dia menghentikan langkah Mr R.S.

Belum lagi beberapa CMO yang sudah mendapatkan surat peringatan (SP) 2. Kemudian, 2 orang Collection Head (CH) yang mengundurkan diri.

Bahkan ACH pun berganti. Bahkan dia pernah berkata, jika ACH sama seperti dirinya, satu pandangan.

Dan berita terbaru, Branch Manager (BM) kantor cabang kami berganti dengan cabang kota lain. Dia pernah berkata jika BM yang baru lebih baik dari BM yang lama. Berarti ada ketidakcocokan diantara mereka berdua.

Dan aku menduga CC pun akan digoyang, segera. Aku hanya berharap Mr. R jadi dipindahkan (promosi CH). Karena dengan begitu, agging (account) aku akan hancur (bisa dipastikan). Cara balas dendam dengan samar-samar. Soalnya hasil pecapaian aku (end of month/EOM) bukan lah hanya usaha dari kedua tanganku. Ada banyak tangan-tangan tersembunyi, yang tak perlu aku tuliskan di sini. Bahkan, jika aku sakit/cuti satu bulan. Hasil pencapaianku tidak akan berubah jauh.


Apakah mereka semua yang bergoyang, hanya sebuah kebetulan belaka???

Aku tidak ingin mengatakan dia lah yang menggoyang. Tapi aku hanya ingin bertanya: dari banyak orang yang bergoyang, apakah terlepas dari pengaruhnya?
Sungguh mustahil...


Ada banyak yang mengatakan jika aku ini anak (karyawan) kesayangan Mr. J.
Aku hanya tertawa saja dalam hati. Mereka tidak sadar jika aku hanya dijadikan sebagai umpan (cacing) untuk menangkap ikan-ikan.

Mr. J orangnya melakukan (atau lebih tepatnya menghalalkan) segala cara untuk mencapai tujuan. Tapi aku yang jadi korban (dikorbankan). Sedikit-sedikit dia memuji aku, dengan tujuan menyindir para senior. Aku hanya terdiam saja. Serba salah.

Pagi 3 Desember 2016 saat rapat aku sangat kesal mendengar sindiran Mr. J.
"Nanti di jam siang, kami (Mr. J dan Mr. R akan keliling mengecek ke rumah)" ujarnya.

Aku kembali tertawa dalam hati. Makin kelihatan, makin terang benderang.

Ada sebuah pepatah lama yang mengatakan:
Kalau menggenggam pasir dalam tangan, jangan terlalu erat didenggam. Karena akan lebih banyak pasir yang jatuh dibandingkan yang ada di tangan.

Dia itu filosofi: layang-layang.
Tarik dan ulur. Hanya gertak sambal ke aku. Dia tidak akan berani memecat lagi. Karena kami para field collector (FC) sudah berkurang satu, tinggal 5 orang. Kecil kemungkinan dia akan menggantikan kami dengan orang baru.

1 comment:

  1. artikel yang sangat bermanfaat gan..... saya senang berkunjung ke blog anda.... terimakasih teruslah memberikan informasi yang bermanfaat gan....;)

    ReplyDelete

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.