<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Deal-dealan Politik Diantara Mereka

Thursday, January 5, 2017

Deal-dealan Politik Diantara Mereka

Satu pertanyaan besar: "Mengapa mereka sangat baik kepadaku, seberapa spesial kah aku?".

Jawabannya adalah sangat sederhana.
Ada deal-deal politik di antara mereka.
Perjanjian sama-sama untung.
Jadi aku tidak lah spesial, aku tidak lah berharga.



Ada beberapa kemungkinan:
Kemungkinan pertama: Mr. J memang tulus apa adanya. Wow, kalau memang iya, susah mencari orang tulus. Beruntung sekali aku. Mr. J menganggap aku layak untuk dipertahankan. Karena dia tahu, tidak mudah mencari karyawan yang benar-benar sempurna. Pasti lah, tidak jauh-jauh dari uang, uang dan uang. Atasan Mr. J yang memindahkan Mr. J ke kantor cabang aku, dia menjanjikan ke Mr. J untuk balik ke kantor cabang sebelumnya. Dengan satu syarat, Mr. J bisa memperbaiki prestasi divisi collection di kantor cabang kami.

Karena memang Mr. J sangat kesal (merasa sial) dipindahkan ke kantor cabang di kota aku.
"Jangan-jangan terbenam di sini," keluh Mr. J.

Coba kalian cermati kata "terbenam"!
Kalau menurut aku, maknanya sangat dalam.
Tidak perlu aku jelaskan, sekali-sekali kalian harus menelaah.


Dan Mr. J yakin akan berhasil jika aku membantu dia. Oleh karena itu dia mempertahankan aku. Namun sayangnya, dia masih bimbang, karena melihat tingkah laku aku yang sulit diatur.

politik


Kemungkinan kedua: Ada seseorang yang memerintahkan (menitip) ke Mr. J untuk mempertahankan aku. Siapa dia?
Hehehehe (ada dehhhhh).
Lalu apa untungnya dengan Mr. J?
Seseorang tersebut menjanjikan sesuatu.  Lalu Mr. J menyusun strategi.

Mr. J (CH) menjanjikan untuk mempertahankan (tidak memecat) Mr. Z (FC) dengan satu syarat.
Syarat apa itu?
Mr. Z membujuk (membimbing) aku agar menjadi FC dengan KPA baik.

Mr. Z berkata kepadaku: "Kau itu sebenarnya pintar".
Kata-kata yang sama yang dikatakan Mr. J.

Mr. J juga menjanjikan sebuah promosi  untuk Mr. R agar bisa menjadi CH (Collection head).
Karena Mr. R saat ini masih menjadi CC (Coordinator collector).
Apalagi Mr. J memang memiliki link ke kantor pusat (HO/Head Office).

Mr. J juga menjanjikan posisi CC ke Mr. M. J (PA). Mr. M. J yang saat ini masih di posisi PA, untuk bisa naik ke posisi (CC). Dengan satu syarat Mr. M. J membantu aku.

Bahkan CMO (divisi marketing) turut membantu aku. Pada intinya, semua karyawan di kantor ku, sangat baik kepadaku.
Aneh bukan?


Kemungkinan ketiga: Mr. J tidak punya banyak pilihan. Apalagi dia sudah terlanjur memecat Mr. R. S.
Aku merasa kasihan dengan Mr. R. S karena dia telah menjadi kelinci percobaanya si Mr. J.
Mengapa?
Mr. J ingin dianggap tegas oleh para bawahannya. Namun, bukannya menjadi respect, malah suspect. Malah, bawahan tidak lagi hormat ke dia, malah menganggap dia bersalah.

Apalagi aku benci sekali, saat Mr. J berkata dia akan sidak (inspeksi mendadak) ke rumah-rumah FC saat siang hari. Padahal kan aku butuh waktu untuk makan dan istirahat (tidur siang, hehe...).

Berkali-kali sudah aku katakan: "kalau aku dianggap tidak dapat diandalkan, maka silahkan putuskan (pecat), tak perlu lagi makian, silahkan cari orang lain (karyawan yang sempurna)".

Dan Mr. J punya rencana untuk menghabisi (maksud aku pemecatan massal) para FC senior. Wow... kejam tidak? Dia ingin merombak tim collection.


Sekarang kita beralih ke Mr. R.
Semenjak keluarnya peraturan yang melarang CC untuk memonopoli (menguasai) ST/Surat tugas/surat tarik. Debitur aku yang di ST tidak ada lagi yang bayar repossition fee / biaya tarik.
Tampak pelitnya. Karena dia tahu, kemungkinan besar aku tidak akan membagikannya. Jadi salah, jika ada orang-orang yang mengganggap Mr. R sangat berjasa kepadaku. Karena dia juga dapat untung. Karena selama ini, uang biaya tarik, dapat di dia semua. Hanya uang sejumlah Rp 100 ribu saja yang pernah ia berikan kepadaku. Uang yang sebenarnya malas mau aku ambil.
5 Januari 2017, Mr. J memerintahkan aku untuk membuat ST atas nama dia. Sepertinya dia tidak rela membiarkan aku yang akan mendapatkan biaya tariknya (Rp 1jt). Dan aku juga tidak ada berharap uang tersebut.

4 Januari 2017 Mr. M. J Menyindir Mr. R "Lagu lama, kaset kusut". Karena Mr. M. J meminta tolong agar Mr. R mendatangi rumah seorang debitur yang ada di agging (account) punya Mr. M. J. Namun Mr. R berkilah (mengarang cerita bohong). Namun Mr. M. J mudah menebaknya.

Haha.
Memang karyawan itu, (11-12) hampir sama saja.

Mr. R cuma bisa menilai aku, namun tidak menilai dirinya sendiri.
Apakah dia measa jauh lebih baik daripada aku?

Mr. R meskipun masih sesekali membentak aku, namun sudah berkurang intensitasnya (jumlahnya). Dan dia semakin sering berkata minta tolong, sama seperti yang dia katakan ke FC senior

Mengapa?
Ya, tanya saja langsung ke dia.

Mungkin dia tahu, jika aku tipe orang yang tidak bisa dikerasin.

Sering kali aku dengan sengaja membuat ulah, agar dia dimarahi atasan-atasannya.
Karena di dunia kerja itu bentuk piramida. Jika aku sebagai bawahannya  Mr. R , dan aku sering dimarahi Mr. R.
Balas dendam?
Harus dong....
Balas dendam itu harus ibarat kentut. Tidak terlihat, tapi baunya tercium.
Lalu bagaimana caranya balas dendam? Caranya ya dengan aku berbuat ulah, agar atasan Mr. R memarahi Mr. R.

Wkekekekekke.

Kalian pernah bukan, belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) saat di sekolah dulu. Tentang rantai makanan.
Tikus dimakan ular, dan ular dimakan elang.

Nah, bagaimana caranya agar tikus tetap hidup? Dengan mencari cara agar elang lebih dulu memakan ular, sebelum ular memakan tikus.
Begitu caranya, sederhana kok.

Kenapa ya mereka menganggap aku polos sekali. Tidak bisa membaca (menebak), jalan pikiran mereka.

Aku juga ingin menceritakan tentang Mr. D (branch manager).
"Jangan buang-buang waktu," ujar Mr. D kepada ku. Tersirat ancaman pemecatan.

"Jangan sungkan-sungkan meminta tolong kepada CC ataupun CH, kalau mereka tidak mau menolong (acuh tak acuh), laporkan kepada saya," ujarnya lagu.

Mungkin dia tahu, CC hanya duduk manis diam di bangku singgasananya. Hanya banyak bicara (caci maki saja).

"Tinggal berapa orang BTK (suku kami)?" Tanya Mr. D.
"Tinggal 2 orang, pak," jawabku.

Lebih banyak yang dikeluarkan, daripada yang dimasukkan.

2 comments:

  1. Makasih banyak buat infonya, sangat membantu sekali saya buat saya untuk mendapatkan inspirasi baru...

    ReplyDelete

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.