<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Akhirnya Perjuangan Hampir Selesai

Friday, February 17, 2017

Akhirnya Perjuangan Hampir Selesai

Mungkin kalian akan bertanya: "Perjuangan apa?"
Perjuangan mengantar surat lamaran kerja ke sebuah perusahaan.
Perusahaan apa?
Ada deh, mau tahu saja.
Kenapa hampir selesai, kenapa tidak diselesaikan?
Karena masih menunggu panggilan wawancara, itu pun kalau diterima kerja.


Tapi sebelum bredmart cerita panjang lebar. Ayo kita balik ke masa lampau.

Singkat cerita 2 Februari 2017 Bredmart sudah secara resmi mengundurkan diri dari sebuah perusahaan leasing mobil.

6 Februari 2017 pukul 08.00 bredmart memperpanjang surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di polresta di kotaku. Setelah selesai, dan dilegalisir. Aku memesan tiket bus ke sebuah kota. Pukul 10.40 aku berangkat sendirian naik bus. Kenapa tidak naik pesawat? Berhubung sudah balik ke pengangguran, akhirnya naik bus saja, pengiritan. Baru saja 40 menit dalam perjalanan, aku sudah muntah-muntah. Oh tidak, mampus aku. Ditambah lagi 2 roti kaleng yang aku taruh di atas bangku. Tiba-tiba saja jatuh kena seorang ibu yang berada di depan aku. Untung saja mereka tidak marah-marah, hanya mengomel saja. Anak laki-lakinya yang duduk dibelahnya menatap sinis ke aku. Namun aku tidak mengatakan kata maaf. Entah kenapa berat sekali ingin mengeluarkan kata itu dari bibirku. Pukul 23.00 di sebuah kota. Kaca bus bagian belakang pecah. Kami mencurigai ada orang iseng yang melempar batu ke kaca bus. Akhirnya kaca bus dilakban oleh kenek bus.

perjuangan


Selasa 7 Februari 2017 pukul 11.35 akhirnya aku tiba di tujuan dengan selamat, meskipun badan lemas sekali. Entah sudah berapa banyak plastik (sangkek) berisi muntahan aku. Sudah seberapa kering lambung aku, mengeluarkan cairan muntahan.

Mungkin kalian akan berkata:"ih dasar jorok, muntah kok diceritakan".
Bredmart orangnya apa adanya. Tidak peduli orang mau berkata Bredmart pria lemah ataupun kemayu.
Bodoh amat....

Ada beberapa tips. Tips pertama: kalau sudah malam, tirai kaca bus ditutup saja. Jadi kalau pun ada orang-orang jahat yang melempar batu ke kaca mobil. Setidaknya batu ataupun pecahan kacanya tidak mengenai kepala kita. Tapi tertahan oleh tirai (gordent) kaca. Tips kedua: pilih tempat duduk yang tidak terkena langsung dengan sinar matahari. Kan bisa dilihat pakai google maps, arah perjalanan kita. Lalu pilih bangku kita yang di sebelah kiri atau kanan bus. Meskipun masih bisa diakali dengan menutup tirai, jika seandainya sinar matahari terlalu silau. Tips ketiga: hati-hati jika di rumah makan, ditanya tentang apapun oleh siapapun. Kalau aku berkata:"tidak tahu". Mana tahu mereka mau mencari korban untuk dihipnotis atau kejahatan lainya. Memang bisa saja mereka hanya sekedar tegur sapa.

Akhirnya 13 Februari 2017
Aku bisa mendapatkan Surat Keterangan Domisili (SKD). Setelah sekian lama menanti, sekian lama bersabar. Mr. F (anaknya Mr. P) menelepon aku, jika suratnya sudah ada di dia. Syukur lah. Besok tinggal antar surat lamaran kerjanya.

Aku sempat berbincang-bincang dengan Mr. F.
Dia mengaku tidak takut hantu, dan pernah melihat hantu di jam 12 tengah malam, sendiran naik motor.
"Mereka tidak akan ganggu, kalau kita tidak ganggu mereka. Kalau pun kita tidak mengganggu mereka tapi mereka tetap menganggu kita, berarti dia ada perlu," ujar Mr. F.

14 Februari 2017 aku jadi mengantar surat lamaran kerja ke sebuah perusahaan di sebuah kota.
Kok tidak dikasih tahu nama perusahaan atau kotanya?
Soalnya dirahasiakan dari mereka-mereka yang kepo (selalu ingin tahu).
Penggemar rahasiaku, ckckck.

Saat aku menyerahkan surat lamaran kerjaku ke staf humas, eh ada demo. Ada beberapa orang, mereka memprotes tata cara penerimaan karyawan di perusahaan tersebut.
"Kalau orang luar tidak pakai tes, langsung masuk, tapi kalau orang sini dikasih banyak tes, dipersulit," ujar salah satu pendemo.
Dan salah satu yang lain, melemparkan beberapa amplop surat lamaran kerja ke tanah (halaman kantor).

Kalau menurut aku, wajar saja pemuda-pemudi warga lokal jarang diterima. Karena mereka kebanyakan tamatan SMA dan tidak punya skill tambahan (komputer, bahasa inggris, dll).

Bukan berarti aku ingin menyombongkan diri. Namun kita juga harus berdiri di dua sisi. Di satu sisi warga lokal ingin diterima bekerja. Dan di sisi yang lain, perusahaan juga harus memprioritaskan orang-orang yang layak (punya skill) untuk diangkat menjadi karyawan. Tidak bisa semudah itu, menerima karyawan. Pasti sudah ada kriterianya, itu lah fungsinya humas/HRD. Betul tidak?

Mengapa akhirnya bredmart publish tulisan ini?
Bukan kah seharusnya tetap dirahasiakan hingga diterima kerja?
Wawancara saja belum.

Kalau menurut aku, hidup itu, jangan terlalu takut dengan masa depan. Sudah ada Tuhan yang merencanakan masa depan kita. Berusaha, berdoa lalu terakhir berserah padanya. Cukup itu saja yang kita lakukan. Kalau ada orang-orang yang berniat jahat. Sekuat apa mereka, sejauh mana pikiran mereka?
Lebih berkuasa mereka atau Tuhan ku?

Mungkin kalian akan berkata: "Ah, bredmart terlalu paranoid, merasa-merasa diikuti".
Bredmart memang tidak punya bukti. Tapi yang jelas, semua hal kecil akan aku perhatikan.

Kalau pun dengan aku memposting tulisan ini, mereka mendapatkan celah/petunjuk untuk mencari tahu di mana perusahaan yang aku tuju. Lalu membujuk orang-orang di perusahaan itu agar tidak usah menerima aku sebagai karyawan mereka.
Lalu?
Apakah dunia ku akan segera berakhir?
Tenang saja, cari perusahaan lain. Dan aku yakin, suatu saat nanti aku bisa menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Seperti yang sangat diidam-idamkan keluargaku, terlebih Mamaku. Semoga saja Tuhan Allah izinkan mimpiku itu terwujud. Amien...

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.