<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Tiba-tiba Mengingat Kenangan Masa Kecil

Sunday, February 5, 2017

Tiba-tiba Mengingat Kenangan Masa Kecil

Pernah tidak kalian tiba-tiba teringat kenangan masa kecil (anak-anak) dulu? Kalau Bredmart mengalaminya di 28 Januari 2017. Aku tiba-tiba rindu dengan masa lalu ku. Ingin kembali menjadi anak-anak.


Apakah itu pertanda (firasat) bahwa Bredmart akan mengulangi dunia pengangguran (resign)?

Kalau aku ditanya: apa itu masa kecil?
Aku akan menjawab: masa yang paling indah.
Mengapa?
Bukan kah kebanyakan orang mengatakan kenangan indah adalah masa SMA (masa cinta-cintaan)?

Ya beda lah, dan memang dari dulu Bredmart selalu tampil beda. Bahkan sering dicap sebagai orang aneh. Ya benar saja, waktu SMA Bredmart bisa dikatakan sangat jarang terjun ke dunia percintaan. Pacaran saja bisa dikatakan tidak pernah. Apa iya beneran tidak pernah? Jadi bagi ku, masa paling indah adalah masa kecil (anak-anak).

Soalnya ada banyak hal yang bisa ku lakukan di waktu dulu. Banyak permainan seru yang bisa ku mainkan.
Contohnya: bermain bola hujan-hujanan ataupun kejar-kejaran di bawah guyuran hujan tanpa memakai baju. Bermain kelereng (gundu/ekal). Bermain benteng, aku paling susah lari cepat. Dulu waktu bermain petak umpet, sering aku pulang ke rumah, pastinya teman-teman ku kesal, haha. Kalau main kasti, aku sering kena cap (kena lempar bola ke badanku), lumayan nyut-nyut juga.
Membeli dan meniup balon, berlomba siapa yang paling besar. Mengejar layangan lego, dan tak jarang tersangkut di semak-semak. Main tamiya ataupun mobil remote kontrol. Bermain sepeda, ada kalanya terjatuh, menangis, akhirnya ada koreng di lutut kaki dan siku tangan, dikasih obat merah dan terasa perih.

Cari cabang pohon untuk dijadikan ketapel. Ban bekas digiring dengan kayu kecil. Maling rambutan tetangga, pohon seri, haha....

masa kecil


Di hari minggu, menonton film kartun doraemon ataupun power rangers. Menutup pintu kulkas pelan-pelan hanya untuk melihat lampunya mati. Beli celengan dan menabung dikit-dikit disihkan dari uang jajan. Pas di dalam rumah, eh ada suara pesawat atau helikopter. Aku langsung buru-buru keluar rumah. Dan berteriak,"pesawat, pesawat, pesawat".

Dimarahi orangtua karena malas belajar, lebih suka menonton TV. Lagi asyik-asyiknya bermain di rumah teman, eh dijemput Mama atau Bapak kita. Di suruh Mama belanja ke warung, dan sesampainya di warung, eh lupa apa yang mau dibeli. Dan tentunya sosok (uang lebih) dari belanja, disimpan di kantong (asal muasal korupsi). Pas lewat rumah orang, memencet bel dan langsung kabur. Pas beli jajanan, tiba-tiba jatuh, tanpa pikir panjang langsung diambil lagi, dan berkata,"belum lima menit".
Kalau di jalan menemukan kaleng minuman, langsung ditendang selayaknya pemain sepakbola.
Berenang di kolam di belakang rumah, ataupun di rumah teman.
Menyerok (menjaring) ikan di kali (sungai kecil).


Di dunia sekolah:
Aku rindu di saat Mamaku di tiap paginya mengantarkan aku ke sekolah. Bahkan di saat hujan pun, Mamaku rela membelah hujan dengan membawa payung. Kami berjalan bersama dengan satu payung.

Ada ketakutan saat mau mengadapi mata pelajaran matematika (MTK). Kami menyebut pelajaran matematika sebagai pelajaran mati-matian. Hoho....
Kalau belajar IPA, jadi ingat eksperimen menaburi biji kacang hijau diatas kapas yang basah dikasih air, lalu tumbuh kecambah toge. Senangnya luar biasa, padahal kalau di luar negeri jauh lebih rumit penelitiannya.

Kebiasaan mencontek (mencontoh) kawan sebelah, saat ujian. Ataupun ngopek (buat catatan di kertas kecil. Saat menggambar, yang tahunya cuma gunung, sawah dan matahari. Pinjam-pinjaman penghapus/tipe x. Ataupun kalau mau irit, karet gelang diikat di ujung pensil. Mencoret-coret bangku, meja ataupun menulis orang yang di suka di dinding kelas.

Sering saling tanya cita-cita mau jadi apa. Kebanyakan anak-anak ingin jadi dokter atau pilot. Kalau ada bau kentut, pasti akan saling tuduh. Kalau ada siswa dan siswi duduk bersebelahan atau berdekatan, langsung di-ciye-ciye-in. Disorakin teman-teman sekelas. Beli buku merek Kiky atau sepatu merek Logo. Kalau beli sepatu baru, sepatu kita pasti dipijak-pijak. Suka ngejek (nyebut nama bapaknya teman).

Di waktu keluar main, melipat kertas jadi pesawat-pesawatan. Lalu diterbangkan, berlomba siapa yang paling jauh. Atau kalau turun hujan, buat kapal-kapalan. Dan di taruh di got depan kelas, kapalnya terbawa arus got.

Pernah rambut ku dipotong paksa oleh guru. Jajan dengan uang Rp100.
Menjilat eskrim. Waktu jajan, terkadang makan 5 pempek-pempek tapi cuma bayar 4 saja. Wkwkwk.

Berusaha duduk rapi biar bisa duluan pulang. Piket sewaktu pulang sekolah. Pulang sekolah, kaki bau dan keringatan. Tangan banyak coretan pena. Langsung heboh kalau tahu guru-guru mau rapat, jadi pulang dipercepat. Paling malas kalau disuruh Mama untuk mencuci kaos kakiku.

Yang pastinya semua permainan tradisional. Belum ada namanya Playstation (PS) 1, 2, 3. Belum ada namanya main game online di warung internet (warnet). Belum mengenal kecanggihan teknologi.
Dulu main bersama, sekarang asyik sendiri-sendiri. Dulu, pas kecil aku polos, lugu, tulus, ceria.
Sekarang?

Andai saja bisa kembali ke masa kecil, apa yang ingin kamu lakukan? Momen apa yang paling kamu ingat? Kalau kalian ada cerita yang lain, silahkan tulis di kotak komentar.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.