<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Akhirnya Dapat Informasi Tentang "S"

Friday, May 12, 2017

Akhirnya Dapat Informasi Tentang "S"

Akhirnya aku bisa mendapatkan sedikit informasi tentang "S". Jawaban atas pertanyaan ku selama ini. Ternyata dia masih di kota ku, dia telah menikah dan punya anak. Dan bekerja di sebuah puskesmas di kota ku. Wanita yang lahir di tanggal 30 januari 1990, wanita yang paling ku kagumi.



Bermula di tanggal 30 April 2017 pukul 01.34 (bisa dikatakan tengah malam). Akhirnya aku bisa menemukan facebook nya si "S". Saat aku meng-add orang-orang yang aku kenal. Lalu banyak orang yang tidak aku kenal add aku. Lalu aku hapus satu persatu. Entah kenapa ada satu wanita yang semarga dengan aku, tapi tidak aku hapus. Ditambah lagi entah kenapa ada niatan aku mencari fb "S" di pencarian FB. Dan akhirnya ketemu juga. Huft, senangnya sekaligus sedihnya.

ku temukan


Kenapa sekarang fb "S" bisa ketemu, tapi sebelumnya tidak ketemu. Ternyata karena wanita satu marga dengan aku itu, dia berteman di FB dengan "S". Dan mereka temanan waktu kuliah di sebuah Stikes di kotaku, dia ambil jurusan d3 kebidanan.

Lalu aku buka FB dia, satu-persatu fotonya aku lihat. Sekarang dia tampak sedikit lebih gendut. Tapi tetap manis, seperti terakhir kali kami berjumpa. Wajah yang sama, mata yang sama, dan senyum yang sama.

Tapi aku lupa kapan kami tetakhir kali bertemu. Dan kalau aku tidak salah ingat, saat dia meminta aku untuk menemaninya mengambil barang kiriman lewat travel yang dikirim oleh orang tuanya. Namun kalau aku tak salah ingat, jauh setelah itu aku pernah melihatnya dengan seorang pria di gereja paling besar di kotaku. Dia kah itu? Entah lah.

Setelah ku temukan profil FB mu, aku takutnya aku jadi sering mengintip FB mu (penyakit kambuhan). Oh, NO. Seharusnya aku tidak usah menemukan FB mu. Agar aku bisa hidup tenang. Tidak terus menyandang status "Stalker".


Oh, "S".........
Aku sekarang merasa senang kok. Sekarang aku tak perlu lagi bertanya kepada Tuhan, di mana kah diri mu berada. Karena aku sudah tahu jawabannya, kau masih tinggal di kota ini. Aku sekarang tak perlu lagi bertanya kepada Tuhan, sudah menikah kah diri mu. Karena aku sudah tahu jawabannya, kau sudah menikah, bahkan sudah punya anak yang sangat mirip dengan mu. Menikah di 19 november 2014 dengan pria berbadan tegap dan berseragam. Jauh lebih gagah dari aku. Jauh lebih punya masa depan yang lebih baik.

Kenapa kau tak mengirim surat undangan pernikahan mu?
Bukan kah kita tinggal di kota yang sama, tak sulit untuk menemukan ku. Terlebih lagi, beberapa teman mu adalah juga teman ku. Kau bisa bertanya kepada mereka, alamat rumah ku.

Tapi bagaimana pun juga kau akan tetap ku kagumi, selamanya.
Apakah salah?
Aku kan hanya sekedar mengagumi, tak ada sedikit pun ingin merebut mu darinya.

Karena bagiku:
"Cinta adalah turut merasa bahagia, di saat melihat orang yang dicintai berbahagia bersama orang yang ia pilih sebagai pasangan hidupnya".

Aku hanya berharap, pria itu mampu membuat mu bahagia selalu. Semoga dia tidak pernah memukul mu, tidak selingkuh di belakangmu, dan tidak akan menceraikanmu, dia menjadi ayah yang baik bagi anak kalian, tentunya menjadi suami yang terbaik buat mu. Akan aku doakan, keluarga kalian harmonis dalam penyertaan Tuhan Allah.

Jadi sudah berapa kah anak kalian? Siapa nama anakmu? Sudah berapa usianya sekarang? Sudah sekolah kah? Sudah bisa kah dia mengikat tali sepatunya? Atau jangan-jangan dia sudah merasakan apakah itu cinta (puber). Jadi, ranking berapa anak kalian di kelasnya? Juara kelas kah. Siapa yang mengantar mereka pergi ke sekolah, kau kah atau suami mu? Aku yakin, pasti anakmu kau suruh rajin untuk ibadah ke gereja. Menjadi anak Tuhan. Jikalau boleh aku memberi saran pada mu. "Jadi lah istri dan ibu yang baik, selalu jaga keluarga mu".

Mau kah kau mengatakan kepada anak-anakmu, jika aku adalah salah satu pria yang menyukai ibunya? Ceritakan padanya jika kau dulu telah menolak pernyataan cintaku. Aku tak yakin, kau mau menceritakannya. Ya sudah lah.

Oh iya, jika selama ini kau masih berada di kota ini. Lalu mengapa aku tak pernah bisa menemukan mu? Karena kota ini bukan lah kota besar. Atau apakah karena aku anak rumahan? Makanya itu kita tidak pernah bertemu lagi. Waktu yang cukup lama. Kesabaran yang tak kunjung habis. Harapan yang tak pernah pupus. Mencintai hanya dengan harapan dan kesabaran.

Lalu apakah cinta itu sekarang sudah pudar, setelah aku tahu kau telah menikah dan punya anak?
Tidak, tidak akan pernah pudar. Karena yang aku cintai bukan lah raga mu, melainkan jiwamu. Ragamu boleh saja dimilikinya, tapi ragamu akan selalu ada di hatiku. Meski itu adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Yang ku cintai hanyalah kata-kata yang pernah kau ucapkan padaku. Salah satunya adalah saat kau berkata kepadaku, "tunggu dulu di sini ya, hanya sebentar kok". Saat itu kita berada di rumah teman mu (Sh4nt1), yang berada tak jauh dari rumah mu. Saat itu kau ingin pergi sebentar. Lalu buat apa kau berkata demikian? Waktu itu aku bukan lah siapa-siapamu, kita hanya sekedar berteman. Kalau kau ingin pergi, ya langsung pergi saja, tak perlu berkata itu kepadaku. Tapi itu lah dirimu, yang ku anggap kau adalah sosok yang penuh perhatian (sosok seorang ibu). Kau menghargai keberadaan ku saat itu. Terima kasih ya atas perhatiannya, meski perhatiaannya hanya sebatas pertemanan biasa. Lagi pula aku sudah biasa kok merasakan cinta yang bertepuk sebelah tangan. Itu bukan lah kali pertamanya. Tapi itu lah kali pertamanya aku jatuh cinta. Sehingga aku sulit untuk melupakan mu, "S".

Saat aku mengutarakan rasa suka ku padanya, dia menolak ku secara halus. Alasannya karena aku satu marga dengan mamanya. Memang di suku kami, dilarang yang seperti itu. Tapi menurut aku, dia berbohong. Alasan itu hanya lah alasan yang dibuat-buatnya. Soalnya seingat aku (jika tak salah). Sebelumnya dia pernah berhubungan dengan seorang pria yang juga satu marga dengan aku. Jika memang alasan dia adalah karena aku satu marga dengan mamanya, lalu mengapa sebelumnya dia berhubungan dengan pria yang juga satu marga dengan aku (juga satu marga dengan mamanya)?

Dulu, karena penakutnya. Aku sengaja beli nomor handphone baru, hanya untuk menelepon "S", tapi aku tak bersuara.
Pecundang sekali ya aku?
Aku yang tak berani mengobrol dengannya lewat handphone.

Beberapa hari ini (jangan kalian anggap 12 Mei 2017, tapi beberapa hari sekitar tanggal 30 April 2017, karena tulisan ini telat diposting), aku lagi berusaha untuk mengingat-ingat. Tentang "S" yang belum pernah aku ceritakan. Apa ya? Perasaan aku, sudah semuanya tentangnya aku ceritakan di blog dan catatan harian.

Seingat aku dia orangnya suka warna orange, entah tas atau sepatunya ada warna pinknya. Seingat aku dia suka pakai bando dan pita rambut. Seingat aku dia suka pakai baju yang seperti ibu-ibu hamil, karena waktu itu lagi model, banyak cewek-cewek pakai baju seperti sedang hamil. Ini gambar contoh baju yang aku ambil dari google, mirip-mirip gambar ini:

baju hamil


Seingat aku, dari semua lagu lama, hanya ada 2 lagu yang mengingatkan aku padanya (lagu kenangan). Lagu "Di Antara Kalian" by Dmassiv dan lagu "Tinggal Kenangan" by Gabby.

Saat ku pejam kan mata, aku teringat lantai 2 GOR.  Saat ku tarik nafas, aku teringat baju merah mu. Saat ku letakkan tangan ku di dada, sesak dada ku. Mungkin hanya sekedar asma, atau bisa jadi gejala awal serangan jantung.

Lalu seingat aku, dia punya adik cowok. Seingat aku nomor handphonenya "S" adalah 08526668089* (satu nomor terakhir sengaja aku rahasiakan, meskipun nomornya sudah tidak aktif lagi). Sebelum aku menulis ini, sudah aku pastikan dulu, jika nomornya tidak aktif lagi. Karena memang sudah bertahun-tahun yang lalu, nomor ini tak aktif lagi.

Biar dia tahu, betapa besarnya rasa cintaku padanya. Betapa berarti dia bagi ku. Sampai-sampai nomor handphonenya aku ingat, dan meskipun sudah tidak dia aktifkan lagi tapi aku yang ingin mengaktifkannya lagi.

(Update di tanggal 12 Mei 2017, pagi harinya saat aku menemani sahabatku Ludi ke grapari, dia mengurus kartu handphone, aku bertanya ke petugas grapari, ternyata tidak bisa pesan nomor, padahal rencananya, aku ingin pesan nomor hp S itu, gagal, Ludi juga berkata, "Jangan kelamaan nikah, nanti xxxx loyo," hatiku hancur berkeping-keping mendengarnya).

BTW

Setelah sekian lama (sekitar 2 bulan) blog Bredmart di-privasi. Akhirnya hari ini di buka lagi (public).

Mungkin ada di antara kalian yang bertanya, "kenapa di-privasi?"
"Supaya jangan dibaca-baca (ditelusuri) HRD ataupun pimpinan perusahaan tempat aku melamar kerja," jawabku.
Katena setahu aku, ada perusahaan-perusahaan yang menyelidiki kepribadian pelamar kerja dari media internet (seperto facebook, twitter, blog dll). Dan aku selalu mengantisipasi hal tersebut.
"Ah, berarti Bredmart menjilat ludahnya sendiri, karena bredmart pernah menulis di blog jika Bredmart akan terus menulis, tidak takut jika menghadapi resiko, tapi kok sekarang blog nya di-privasi?" tanya kalian.
"Aku bukannya menjilat ludah sendiri, hanya saja, blog ini istirahat dulu sejenak, setelah itu dibuka lagi, hehehe (ngeles)," balasku.
"Tetap saja itu namanya menjilat ludah sendiri," bantah kalian.
"Bukan, bukan seperti itu, itu namanya politik, tergantung situasi dan kondisi, tak bisa kita 100 % berpegang teguh pada prinsip (idealis)," kataku.
Percuma saja idealis, tapi pengangguran. Sudah lah, tidak usah dibahas lagi.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.