<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Kembali Mencari Kerja Sana-sini

Wednesday, May 24, 2017

Kembali Mencari Kerja Sana-sini

Bredmart mau menceritakan kisah kembali mencari pekerjaan. Ke sana kemari menebarkan surat lamaran kerja, bahkan merantau. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku merantau. Karena di tahun 2013 selama seminggu, aku sudah merantau ke kota Batam tes CPNS, meskipun gagal. 2014 selama 3 hari, aku merantau lagi ke kota Bungo, kembali tes CPNS, dan kembali meraih kegagalan. Jadi dulu aku sudah dua kali merantau. Kali ini merantau ke 2 kota lain. Namun sebelum itu, aku mau menceritakan postingan aku sebelumnya.



Hanya dua hari postingan "Akhirnya dapat informasi tentang S" yang dipublish di tanggal 12 Mei 2017 sudah 5 kali dilihat. Padahal sekian lama di-privasi, tiba-tiba me-posting. Kok ada yang bisa tahu jika blog bredmart sudah aktif lagi? Pastinya ada yang berlangganan via email. Siapa mereka? Pastinya yang mengenal aku dan aku juga mengenalnya. Apakah salah satu dari mereka kebobolan, soalnya saat ini aku bisa masuk kerja di sebuah perusahaan media massa. Meskipun baru berstatus training. Apakah mereka akan bergerak, atau sudah bergerak? Atau mereka tidak akan bergerak, karena memang dari awal mereka tidak perduli kepada ku. Aku saja yang merasa-merasa (kegeeran). Hakusinasi atau delusi. Dari 5 kali dilihat, bisa saja termasuk kunjungan bredmart sendiri saat me-posting. Iya benar, tapi apa iya langsung berjumlah 5 kali kunjungan? Aku tak percaya.

Cukup itu saja mengenai postingan sebelumnya, jangan terlalu kepanjangan. Nanti jadi ngawur dan melenceng dari judul postingan. Ok kita balik lagi ke cerita mencari pekerjaan.

Setelah bredmart mengundurkan diri (resign) dari sebuah perusahaan kredit (leasing) mobil. Hari terakhir aku bekerja adalah tanggal 2 Februari 2017. Sejak itu lah aku kembali mengenakan predikat pengangguran. Tak bosan-bosannya keluar-masuk perusahaan.

Mari kita meloncat ke tanggal 12 Februari 2017, saat aku memposting dengan judul "Seakan Semua Jalan Sudah Tertutup".

Intinya aku waktu itu pulang ke kampung ku, untuk mencari kerja di sebuah perusahaan. Tanggal 15 Februari 2017 Aku berangkat dari kampungku. Dan tiba di kotaku di tanggal 16 Februari 2017. Banyak cerita menjadi kenangan. Dan di tanggal 17 Februari 2017 aku memposting dengan judul "Akhirnya Perjuangan Hampir Selesai".


mencari kerja


Tak berhenti di situ saja, aku kembali merantau 26 Februari 2017 Aku berangkat dari kotaku. Tanggal 27 Februari 2017 aku sampai di kota tempat pamanku, Medan. Aku punya paman, sebut saja namanya Lutung. Sifatnya memang sesuai namanya. Dia adik tiri dari Mamaku. Mamaku punya mama tiri yang melahirkan Lutung. Dulu aku menganggapnya paman, tapi sejak aku ditipu dia. Aku tidak mau lagi memanggilnya paman. Karena perilakunya tidak pantas dipanggil paman. Kok bisa paman sendiri menipu? Ya bisa lah, jaman sekarang dunia sudah semakin gila. Intinya dia menyuruh aku datang ke kota tempat dia tinggal. Dia berkata jika ada lowongan kerja di tempat dia kerja. Dan dia berjanji akan memasukkan aku kerja di sana. Dengan syarat uang Rp 5 juta.

Tanggal 28 Februari 2017 Aku, Lutung, Dungo (pamanku juga), ketemu seorang dari sebuah perusahaan besar. Rencananya aku mau melamar kerja. Jadi lamarannya aku kasih ke dia, beserta sesuatu di amplopnya, uang Rp 800 ribu. Lutung yang menyuruh aku memasukkan uang itu ke amplop, untuk pelicin biar aku diterima kerja. Dan sebelumnya kami ke sebuah rumah sakit untuk mengurus surat kesehatan.

1 Maret 2017 Lutung pindahan rumah. Aku dan yang lain ikut membantu. Tapi siang harinya handphone dungo hilang. Padahal sebelum aku pergi makan pecal hp itu masih ada aku lihat. Lagi pula banyak orang. Dia pun bodoh sekali, hp ditaruh sembarangan. Tapi aku yang dituduh mereka.

Karena aku dari awal merasa curiga, lowongan kerja itu hanya lah sebuah settingan belaka (kebohongan yang diciptakan Lutung). Awalnya kata Lutung hasilnya akan dikabari tiga hari setelah lamaran dan uang dikasih. Tapi seminggu tak ada juga kabar. Akhirnya aku memutuskan pulang. Tanggal 5 Maret 2017 berangkat dari sana dan tiba di kotaku tanggal 6 Maret 2017 sampai di rumah ku.

15 Maret 2017 aku wawancara di sebuah perumahan besar di kotaku. Kakakku juga ikut menemaniku. Dia orangnya tidak percayaan dengan aku.

Tanggal 16 Maret 2017
Siang, Mr. R (atasanku di tempat kerja aku sebelumnya) menelepon aku tapi tidak aku angkat, lalu dia sms, tanya aku dimana, lalu aku jawab di jalan. Lalu aku tanya ada apa, dia berkata supaya mengambil duit aku yang dia pegang (dia tahan). Tapi dia cuma kasih Rp 500 ribu yang seharusnya Rp 800 ribu. Kurang ajar dia memang. Sengaja. Terlihat jelas tujuan dia, akal bulusnya. Tapi ya sudah lah.

Karena jaman sekarang, karyawan terbagi dua jenis. Ada yang terbiasa mencari uang halal, dan ada juga karyawan yang terbiasa mencari uang tidak halal. Karena terkadang uang bisa membuat manusia tidak lebih baik dari seekor binatang jalang.

Tanggal 3 April 2017. Sore jam 3 aku ditelepon sebuah asuransi Bank, besok mau interview.

Tanggal 4 April 2017. Jam 8 pagi dari rumah PTMR, aku antar Kakak ke sekolah tempat dia mengajar. Lalu aku jemput Mama di rumah kebon, Mama mau kontrol ulang di sebuah rumah sakit pemerintah. Sakit gatal-gatal di kaki dan tangannya. Lalu aku ke sebuah asuransi bank untuk interview.
"Nanti jika lanjut, akan di SMS supaya jam 2 datang lagi ke sini," kata branch managernya asuransi bank.
Aku tunggu-tunggu sampai sore, tapi tak ada juga ku terima SMS. Berarti aku gagal lagi, patah hati lagi, cari lagi. Sabar, sabar, sabar.

Hari itu, entah kenapa bersamaan dengan undangan interview dari sebuah perusahaan ojek online. Jadi malas ikut interview di sebuah perusahaan jasa ojek online yang terkenal itu, jadi mitra (tukang ojek). Malu juga.

4 April 2017 aku kembali memprivasi blog aku. Soalnya lagi masa mencari kerja, takutnya dilihat perusahaan tempat aku melamar.

25 April 2017 aku dan Kakak ke rumah  Wernarati (murid perempuan kakakku). Rencana aku mau meminta tolong bapaknya rati untuk memasukkan aku kerja dikantornya. Tapi meleset, hanya capek saja. Pas di KM 91 belok kanan, sebelum pelabuhan dagang. Sekitar 3 jam naik mobil travel. Jalan banyak berliku-liku hingga ke KM 91 (pos polantas), dan jalan berlubang setelah masuknya. Padahal ulang tahunnya si rati, tapi ternyata dia di asrama sekolah (tak pulang ke rumahnya).

26 April 3017 jam 8 pagi kami pulang ke rumah. Aku muntah-muntah. Terlalu capeknya.

3 Mei 2017 Pagi jam 9 aku, Bapak dan Kakak ke sebuah bank. Bapak mau urus dana pensiun. Lalu aku ditelepon dari kantor sebuah perusahaan televisi kabel di kotaku. Katanya besok aku tes wawancara. Hore.... puji Tuhan. Meskipun baru wawancara. Jadi lah, daripada tidak dipanggil sama sekali. Lalu aku antar surat lamaran kerja ke sekolah tempat pacar kakakku mengajar.

4 Mei 2017 pagi jam 8.30 aku sudah tiba di perusahaan televisi kabel. Ada 10 orang yang melamar ke sana. 5 diterima dan 5 tidak diterima. Awalnya kami disuruh mengisi biodata pribadi kami.

Ini aku foto:

soal wawancara


Lalu kami disuruh menjawab 11 pertanyaan tentang kamera (video). Hampir semua aku jawab asal. Aduhhhh parah. Mana diterima aku. Lalu kami diskusi menjawab soal-soal itu bersama pimpinan. Lalu jam 12 siang, kami disuruh istirahat dulu. Kumpul lagi jam 13.30. Katanya 5 yang tidak diterima akan diprioritaskan esok jikalau ada penambahan karyawan. Entah iya entah tidak.

Yang buat kesal adalah, kenapa kami disuruh datang lagi, kalau tidak diterima. Seharusya jam 12, kami yang tidak diterima jangan disuruh datang lagi jam 13.30. Kan buat emosi saja. Kalau tidak diterima (tidak lolos), itu hal yang biasa. Tapi kalau disuruh datang 2 kali, tapi tidak diterima, itu yang tidak biasa.

Tanggal 5 Mei 2017 Aku mengantar surat lamaran ke sebuah perusahaan mie. Tapi sampai sekarang belum ada juga kabar. Padahal tenaga pengajarnya bibiku, beberapa waktu yang lalu bisa masuk. Padahal jurusan kuliah dia, sama dengan aku. Masak dia diterima sedangkan aku tidak. Sangat menyedihkan.

Ok lah itu saja dulu, yang aku ceritakan. Tunggu saja ya cerita selanjutnya...

Sebelum aku akhiri, aku mau curhat dulu ya.

Mengapa ya ada banyak hal yang tidak bisa aku mengerti dalam dunia kerja.

Salah satunya, surat pengalaman kerja. Semakin banyak organisasi yang pernah diikuti maka semakin luwes.
Apa iya? Bukan kah bisa saja surat pengalaman kerja dipalsukan.

Kalau pas wawancara, harus pakai jam tangan. Jadi, jika tak pakai jam tangan pasti tidak menghargai waktu? Tanpa pakai jam tangan, aku bisa sering ontime. Banyak juga orang telah aku kenal selalu pakai jam tapi selalu telat. Kalau pas wawancara datang 30 menit sebelum sesi wawancara. Padahal saat kerja belum tentu ontime.

Kalau pas wawancara harus berpenampilan menarik (pakaian yang rapi, pakai minyak rambut yang mengkilat dan pakai parfum yang harum). Apa iya saat kerja nanti, dia tetap berpenampilan menarik?

Kalau mau mudah masuk kerja, harus punya link (orang dalam). Belum lagi harus ada sogokan (uang pelicin).
Apa iya tidak bisa jalur mandiri?

Padahal aku kreatif. Aku punya buktinya. Aku punya buku imajinasi. Aku berkemauan keras. Banyak keinginan yang sudah aku raih.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.