<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Terlintas Di Kepala, Adakah Pengalaman Menarik?

Tuesday, July 18, 2017

Terlintas Di Kepala, Adakah Pengalaman Menarik?

Sering terlintas di pikiranku: "Kenapa aku belum merasakan pengalaman menarik selama aku ngojek, kawan-kawanku juga kenapa tidak menceritakan hal unik? Padahal kalau aku baca berita atau artikel di media online, banyak tukang ojek online di beberapa kota besar yang mengalami berbagai cerita unik atau menarik. Contohnya driver (pria) yang dicagili konsumen (wanita), bahkan sampai ada yang diajak menikah.


Salah satu sahabatku yang beberapa hari yang lalu daftar di perusahaan ojek online tempat aku bekerja. Dia sering mengeluh (kecewa) dengan sistem di aplikasi ojek online tersebut. Kalau menurut aku, sebagai driver ojek online harus banyak-banyak berdoa dan bersabar. Sesalah apa pun konsumen (terkadang handphone tidak diangkat/tidak aktif), konsumen adalah raja, dan yang harus disalahkan adalah driver. Sesalah apa pun aplikasi (yang sering masuk orderan siluman), aplikasi tidak bisa disalahkan, jadi yang berada di posisi salah harus lah driver. Luar biasa aneh bukan?



Ternyata di perusahaan ojek tempat aku bekerja, bisa ganti driver, asal pakai masker. Yang penting jangan ganti motor (plat/bh). Contoh: Adik laki-laki aku, atau teman pria aku, bisa menggantikan aku sebagai driver. Karena kalau driver memakai masker (hampir semua driver memang memakai masker), maka konsumen tidak akan bisa membedakan driver yang asli atau pengganti. Itu baru satu celah yang sudah aku temukan. Dan pastinya masih banyak celah lain yang belum aku temukan. Dan akan aku usaha temukan.

Terkadang aku merasa galau. Saat beli makanan yang banyak perasa, pewarna, pengawet, dll.
Kenapa? Ya galau saja.
Kalau aku tak mau membeli apalagi makan itu. Kok mereka semua mau ya?

Beranjak dari masalah ojek. Kita akan bahas masalah catatan harian. Kenapa sekarang bredmart jadi jarang publish di blog? Karena bredmart tidak punya banyak waktu luang. Selalu dikejar masuknya order di handphone (sibuk ngojek). Tak seperti sewaktu jadi kolektor, punya banyak waktu luang.

Aku yang tak bosan-bosannya menulis catatan harian dan blog. Hanya untuk dibaca anak atau cucuku kelak (keturunanku). Atau pun ada seseorang yang tertarik untuk menjadikan jalan hidupku sebagai novel atau pun film.

Karena yang paling aku takutkan: aku mati bersama kenanganku, cerita hidupku. Jadi biar lah, catatan harian dan blog ini akan menjadi sejarah yang tertulis, selayaknya gajah yang mati meninggalkan gadingnya. Agar cerita hidupku tidak terkubur bersama ragaku pada nantinya.

Dan biar lah nama keluargaku dilanjutkan oleh adik laki-laki ku saja, keturunannya.
Karena aku tak yakin, apakah aku akan punya keturunan. Apakah aku akan punya umur yang cukup, hingga aku bisa bereproduksi. Haha. Bahasanya tak lazim, seperti binatang saja yang bereproduksi.

By the way. Membicarakan binatang, aku jadi ingat ayam, lebih tepatnya ayam-ayam Bapakku. Induk ayam tiap sore mengajarkan anaknya untuk memanjat pohon. Meski pun anaknya tetap belum bisa memanjat pohon, tapi sang induk tetap mengajarkan di hari esoknya. Dan juga ayam sama seperti manusia, punya rasa cemburu. Contohnya rebutan makanan.

Beranjak ke masalah percintaan, lebih tepatnya masalah jomblo.
Kakakku pernah bertanya: "Apakah aku tidak menyesal kehilangan Plida (seorang wanita yang dulu mendekati aku)?"
Lalu aku jawab: "Tidak, sedikit pun aku tidak menyesal."
Kenapa? Karena sejak awal bertemu dengannya aku tidak merasakan greget (ketertarikan) bahasa asingnya chemistry. Sedangkan kalau si Eca (wanita lain yang juga hampir mendekati aku), baru aku sangat menyesal. Karena si Eca, tipe wanita yang aku suka. Berkulit putih, langsing, dan berambut lurus. Bahkan ada banyak tulisan di blog aku yang terinspirasi dari dia. Dan aku mengakui kebodohan aku itu, lalu ku tulis di blog. Sedangakan Plida, seingat aku belum ada satupun tulisan di blog aku tentang dia. Wkkk

Selain itu beberapa saat yang lalu, kakak perempuanku tumben menyuruh aku untuk mulai mencari pasangan, mengumpulkan uang pernikahan, ingat umur untuk secepatnya menikah. Apakah dia sama seperti orang-orang, yang menyangka aku ini punya kelainan? Terserah mereka lah. Cukup Tuhan Allah saja yang tahu.

Ketika aku tiba-tiba merasakan kangen, yang ku ingat adalah pertemuan pertama kami di GOR saat natal Oikumene.
Ketika aku tiba-tiba merasa bahagia, yang ku ingat adalah senyumnya saat kami bersama.
Ketika aku tiba-tiba menangis, yang ku ingat adalah malam di mana dia menolak pernyataan cintaku.

Kenapa ya beberapa minggu ini, aku tina-tiba merasa jika aku akan bertemu dengan seseorang, lebih tepatnya seorang wanita.
Siapa ?
Entah dia orang yang baru aku kenal ataupun belum aku kenal. Aku seperti merasa jatuh cinta. Padahal belum tahu dengan siapa aku jatuh cinta.
Kapan?
Meskipun aku belum bisa melihatnya, namun aku seperti sudah merasakannya.
Entah kenapa aku begitu yakin, akan segera bertemu dengan seseorang itu dalam waktu dekat. Hanya imajinasi kah? Sebuah ilusi kah?

2 comments:

  1. Nice Artikelnya.. ijin share dan jangan lupa kunjungan baliknya... http://umpanessence.com

    ReplyDelete
  2. Nice Artikelnya.. http://obatkista1.com

    ReplyDelete

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.