<!--Can't find substitution for tag [blog.pagename]--> Tips Info Blog Cinta

Tips Info Blog Cinta: Tiga Hari Menuju Pernikahan Kakakku

Wednesday, July 26, 2017

Tiga Hari Menuju Pernikahan Kakakku

Siapa sangka, Kakak perempuanku, Kak Rosna (nama samaran). Tiga hari lagi, tepatnya di tanggal 29 Juli 2017. Dia akan menikah dengan seorang pria, sebut saja namanya Mr. Lius (bukan nama asli). Kalau menurut aku, dia tidak layak menjadi calon suami dari Kakakku.

Nikahan


Kenapa?
Cukup yang tahu saja yang tahu.


Aku tahu, Mr. Lius pun sebenarnya ingin membatalkan pernikahan, namun sudah tanggung. Sama seperti keluargaku. Maju kena mundur kena. Pilihan terbaik adalah tetap maju. Terlihat di wajah dia saat acara pengikatan di tanggal 14 Juli 2017. Dia tampak lesu, tak bersemangat.

Kenapa?
Tanya kan saja langsung kepadanya.

Jadi siapa yang layak mendampingi Kakakku?
Ada seorang pria, yang sebelumnya sudah pernah aku ceritakan di postingan sebelumnya. Sebut saja namanya Mr. Nbbn. Dia sepertinya memiliki apa yang tidak dimiliki Kakakku.

Dia bisa benar-benar menahan emosi, terlihat dari cara dia menarik nafas. Dia sebelumnya bekerja di sebuah konter HP yang biasanya pemiliknya tukang marah-marah. Jadi pastinya Mr. Nbbn sudah terbiasa untuk bersabar. Dia lah yang cocok menjadi teman hidup Kakakku.


Karena terlalu bodohnya aku, aku masih berharap Mr. Nbbn datang ke acara pernikahan Kakakku. Tampil sebagai seorang pahlawan yang menyelamatkan Kakakku dari Mr. Lius. Seperti sebuah film sana, ide yang terlalu kekanak-kanakan.

Apakah acara pernikahan Kakakku nanti akan berjalan lancar?
Entah lah.
Seharusnya aku berharap lancar-lancar saja.


Aku selalu dilema melihat Kakakku. Umurnya sudah tidak muda, bagi seorang wanita.

Aku selalu mendoakan agar dirinya tidak mengambil "TONGKAT ESTAFET" dari Mama kami.

Maksudnya?
Cukup keluarga kami saja yang tahu. Tak perlu aku ceritakan di sini.

Aku berharap Mr. Lius memang sosok yang tepat sebagaj calon suami Kakakku. Semoga saja Tuhan tidak salah. Semoga otak ku saja lah yang salah. Terlalu paranoid. Paranoid atau fakta?


Aku teringat saat Kakakku yang pasangkan kelambu di malam (22 Juli 2017). Terakhir kali dia melakukan itu. Aku saja sudah lupa kapan saat terakhir sebelumnya. Saat aku sudah mengantuk dan langsung tidur di ruang tv, sedangkan dia tidur di kamarku. Intinya aku mengalah demi Kakakku.

Pagi harinya (23 Juli 2017), saat aku melihat ada obat nyamuk elektrik di lantai kamarku. Entah kenapa aku langsung mengamuk dan memarahi Kakakku. Aku sangat menyesal sudah melakukan itu. Meskipun penyesalan itu tidak lah ada gunanya lagi. Namun yang membuat aku sangat tersentuh. Sebelum Kakakku pergi, dia masih sempat menyuruh aku ke tempat ibadah. Karena hari itu Hari Minggu. Ternyata dia sayang sama aku (mungkin). Meski aku sudah memarahinya tadi pagi. Padahal dari dulu aku sering melarangnya pasang obat nyamuk. Padahal aku rela tidur di ruang TV, dan sepanjang malam itu, aku sering terbangun gara-gara digigit semut yang cukup banyak di rumahku. Bahkan api (merah), tidak hanya semut biasa (hitam).

Aku menyesal sudah memarahi kakakku. Tapi aku malu minta maaf, gengsi. Dia berkata jika dia tidak akan lagi tidur di kamar aku. Sedih mendengarnya. Dia selalu sendirian menanggung beban hidupnya. Tidak ada orang tempat dia mengadu, mungkin hanya kepada Adik laki-lakiku dia curhat. Lalu setelah dia menikah, kepada siapa dia akan curhat?
Meskipun aku tahu, hampir di setiap harinya dia sering berdoa dan baca kitab suci. Berkomunikasi kepada Tuhan Allah. Tapi dia pasti butuh manusia, untuk mendengar keluh kesahnya. Semoga saja Mr. Lius bisa menjadi sandaran kepala Kakakku saat Kakakku sedang menghadapi masalah. Aku yakin pikiran manusia tidak seluar pikiran Tuhan. Tuhan pasti sudah merencanakan kebaikan buat Kakakku. Mr. Lius sudah Tuhan persiapkan menjadi teman hidup Kakakku. Hingga maut memisahkan mereka. Amien.

No comments:

Post a Comment

Dilarang memasang link aktif. Karena pasti akan admin hapus.